Hingga Besok, Cuaca Ekstrim Masih Terjadi di Wilayah Kalbar

Editor : Dina Prihatini Wardoyo

Banjir di Kabupaten Bengkayang akibat cuaca ekstrim. SUARA KALBAR/Foto:Kurnady

Pontianak
(Suara Kalbar) - Dalam beberapa hari kedepan masih akan terjadi hujan dengan intensitas sedang - lebat disertai Guntur dan angin kencang diprediksi Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak.

Subkoordinator Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Sutikno mengungkapkan terjadinya cuaca ekstrem disebabkan adanya gelombang atmosfer tropis berupa Madden Julian Oscilation (MJO) yang berdampak pada peningkatan curah hujan di Wilayah Kalbar. 

"Disisi lain pola angin sangat mendukung dan terjadinya hujan lebat di Kalbar. Dan diperkirakan sampai 15 Januari 2021 tetap berpotensi hujan lebat. Itu terjadi hampir seluruh wilayah Kalbar," ungkapnya kepada wartawan.

Iapun masyarakat untuk mewaspadai potensi Banjir, Puting Beliung dan Tanah Longsor (Batingsor), apalagi cuaca ekstrem masih terus terjadi dalam beberapa hari kedepan.

Berdasarkan perkiraan cuaca, dikatakannya yang perlu diwaspadai terutama angin kencang pada siang dan sore hari terjadi daerah pesisir barat Kalbar yaitu Ketapang, Kayong Utara, Kubu Raya, Pontianak, Bengkayang, Mempawah, Singkawang sampai Sambas. 

"Bahkan angin kencang sampai Landak dan Sanggau," tegasnya.

Kemudian potensi bencana Banjir yang perlu diwaspadai wilayah bantaran sungai dan wilayah yang sering tergenang. Sedangkan untuk tanah longsor wilayah-wilayah perbukitan.

Banjir itu penyebab banyak bukan hanya hujan lebat saja, bisa saja karena pasang surut. Kemudian gelombang di laut saat ini sedang ektrem, terutama di Natuna yang bisa lebih dari 6 meter gelombang. 

"Kami menghimbau masyarakat untuk mewaspadai hari ini, sampai besok masih periode cuaca ektrim atau hujan lebat. Diperkirakan mulai tidak lebat lagi diperkirakan tanggal 16 dan 17 Januari sudah mulai tidak terlalu ekstrim, walaupun masih ada potensi hujan lebat di sebagian wilayah Ketapang, kalau bagian Kalbar lainnya sudah tidak lagi," paparnya.


Penulis: Pri

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini