SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Landak Evakuasi Warga Terdampak Banjir, Bupati Landak : Para Pengungsi Sudah Rapid Antigen

Evakuasi Warga Terdampak Banjir, Bupati Landak : Para Pengungsi Sudah Rapid Antigen

Bupati Landak Karolin Margret Natasa saat memberikan arahan di Posko Pengungsian yang terletak di Kantor Camat Ngabang, Sabtu (16/1/2021).

Landak (Suara Kalbar)-  Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti kondisi banjir di wilayah Kabupaten Landak yang terus bertambah.

Hal ini disampaikan Bupati Landak Karolin Margret Natasa usai mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Posko Pengungsian yang terletak di Kantor Camat Ngabang, Sabtu (16/1/2021).

Saat melakukan evakuasi warga, Bupati Landak Karolin Margret Natasa memberikan arahan kepada tim penanganan banjir untuk tetap melaksanakan rapid antigen bagi pengungsi yang dievakuasi.

“Prioritas kita yakni keselamatan warga. Oleh sebab itu, kita mewajibkan rapid antigen bagi warga yang mengungsi di posko dengan tujuan meminimalisir terjadinya penularan virus Corona. Puji Tuhan semua pengungsi aman semua setelah di rapid antigen,” ujar Bupati Landak Karolin Margret Natasa, Sabtu (16/1/2021).

Karolin Margret Natasa juga mengatakan untuk menindaklanjuti lebih lanjut terhadap perkembangan banjir ini, pihaknya mengadakan rapat koordinasi bencana di posko banjir kantor Camat Ngabang. 

Orang nomor satu di Kota Singkawang ini juga menyampaikan bahwa sesuai prakiraan cuaca dari BMKG dilaporkan untuk wilayah Kabupaten Landak masih akan diguyur hujan, dirinya menyerukan warga untuk tetap waspada.

“Prakiraan cuaca BMKG memperkirakan hari ini akan turun hujan di wilayah Kabupaten Landak. Menindaklanjuti informasi ini saya meminta masyarakat untuk tetap waspada,” katanya.

Bagi masyarakat yang kondisi rumah sudah tergenang banjir cukup tinggi, kata Karolin, agar diminta untuk mengungsi.

“Kita juga saat ini mempersiapkan lokasi pengungsian cadangan di bangunan eks Kantor Bupati Landak. Kita sangat prihatin dengan musibah banjir yang melanda wilayah kita hingga saat ini akibat kondisi cuaca yg ekstrim, mari saling menguatkan dan bergotong royong dalam menghadapi musibah ini,” jelasnya. 

Terakhir Karolin berpesan kepada warga yang memerlukan evakuasi untuk segera menghubungi aparat desa supaya dikoordinasikan dengan BPBD yang siap ke lapangan untuk mengevakuasi warga terjebak banjir. 

“Jika ada masyarakat ada yang memerlukan evakuasi dari rumah tinggalnya agar dapat menghubungi aparat desa agar bisa dikoordinasikan dengan BPBD yang siap ke lapangan untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir,” ujarnya.

Di tengah kondisi musibah banjir ini, Karolin mengajak semua pihak saling bekerjasama dalam penanganan banjir.

“Mari kita bergotong royong dan saling menolong dalam menghadapi musibah ini. Dan saya mengajak seluruh elemen masyarakat berdoa agar cuaca segera membaik dan kita dijauhkan dari bencana yang lebih parah, semoga Tuhan menjaga dan melindungi kita semua,”pintanya. 

Seperti diketahui berdasarkan dari laporan tim BPBD di lapangan menyampaikan bahwa hari ini kegiatan pemantauan banjir untuk wilayah Landak yang mengalami banjir yakni  diantaranya Kecamatan Air besar sudah mulai surut, namun info saat ini masih hujan lebat. 

Kecamatan Kuala Behe permukaan air masih naik dan bertahan sehingga ada evakuasi warga yg terdampak banjir oleh team BPBD, juga penyaluran logistik ke mahasiswa yang sedang melakukan magang yang terjebak di Dusun Kreasi, Desa Nyawan sebanyak 27 mahasiswa. 

Sedangkan Kecamatan Ngabang kondisi air semakin tinggi juga dilakukan evakuasi dari Desa Hilir Tengah dan Desa Raja.

Penulis : Media Center Pemkab Landak

Komentar
Bagikan:

Iklan