Kuala Secapah Terima 1.000 Ekor Ayam Pedaging, Peniti Luar 2.453 Burung Puyuh
![]() |
| Penyerahan bantuan ternak kepada kedua kelompok penerima yang dipusatkan di Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir, Kamis (3/12/2020). SUARAKALBAR.CO.ID/Dian Sastra. |
Mempawah (Suara Kalbar)-Pemerintah Kabupaten Mempawah
menyalurkan bantuan ternak berupa ayam ras pedaging dan burung puyuh kepada dua
kelompok penerima dari Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir dan Desa
Peniti Luar Kecamatan Jongkat.
Secara simbolis penyerahan bantuan dilakukan Bupati Erlina
di kediaman Hasanudin, Gang Nurul Huda Kuala Secapah, Kamis (3/12/2020).
Dalam kesempatan itu, Bupati Erlina menjelaskan, bantuan
tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Kabupaten Mempawah di bidang
peternakan.
Dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah populasi dan produksi
ternak di Kabupaten Mempawah melalui kelompok-kelompok peternak, baik ternak
besar maupun ternak kecil dan unggas.
“Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan populasi dan
produksi ternak daerah, meningkatkan perekonomian masyarakat terutama dalam
kondisi pandemi Covid-19, meningkatkan status gizi masyarakat dengan penyediaan
protein yang bersumber dari hewan, serta memperoleh hasil sampingan berupa
pupuk yang selanjutnya akan digunakan untuk tanaman,” ujar dia.
Erlina mengungkapkan, tahun 2020 Pemkab Mempawah telah
memprogramkan pemberian bantuan ternak berupa ayam ras pedaging sebanyak
1.000 ekor beserta pakan sebanyak 80 karung, kepada kelompok ternak Abadi di
Desa Kuala Secapah.
Kemudian ternak burung puyuh 2.453 ekor, pakan 29 karung dan
vitamin kepada kelompok ternak Persatuan Harapan Usaha Tani di Desa Peniti
Luar.
“Pemberian bantuan ayam ras pedaging ini diharapkan dapat
memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat, khususnya kelompok penerima
bantuan mengingat ayam ras pedaging mempunyai masa pemeliharaan yang singkat,
banyak digemari masyarakat dan memiliki nilai gizi tinggi serta harga
terjangkau,” ungkapnya.
Demikian juga dengan ternak burung puyuh. Bupati Erlina
menyebut bahwa pada saat ini konsumsi masyarakat terhadap telur burung puyuh
cukup tinggi. Hal ini dikarenakan telur burung puyuh memiliki nilai ekonomi dan
nilai gizi yang baik, sehingga banyak diminati.
“Sementara di Kabupaten Mempawah, populasi burung puyuh
masih sangat kurang jika dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena
itu, kondisi ini menjadikan salah satu peluang untuk mengembangkan ternak
burung puyuh,” ucap dia.
Sebelumnya Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan
Perikanan (DPKPP) Mempawah, Gusti Basrun, dalam laporannya mengatakan, bantuan
ternak ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah dalam memberi
kesempatan kepada masyarakat dalam merintis usaha di bidang pertanian dan
peternakan.
“Kami berharap bantuan ternak ini dapat bermanfaat dan semakin
berkembang biak, sehingga dapat menjadi nilai tambah secara ekonomi bagi
anggota kelompok, sekaligus meningkatkan produksi peternakan ayam dan burung
puyuh di Kabupaten Mempawah,” ucap dia.
Kepala Desa Kuala Secapah, Mawardi Aziz, atas nama
pemerintah desa dan masyarakat mengucapkan terima kasih atas bantuan yang
diberikan Pemkab Mempawah kepada salah satu kelompok di daerahnya. Ia menilai
bantuan tersebut akan sangat bermanfaat dalam upaya meningkatkan perekonomian
masyarakat.
Penulis : Tim Liputan






