227 Orang di Mempawah Terjaring Operasi Pekat, 23 Diantaranya Dipidana

Editor : Dian Sastra

 Kapolres Mempawah, Fauzan Sukmawansyah, saat menggelar pers rilis terkait hasil Operasi Pekat Kapuas 2020 di Mapolres Mempawah. SUARAKALBAR.CO.ID/Dian Sastra

Mempawah
(Suara Kalbar)-Polres Mempawah yang menggelar Operasi Pekat Kapuas 2020 selama 14 hari, sejak 12-27 November 2020, berhasil menjaring 227 orang.

“Dari 227 orang yang kita amankan, sebanyak 204 diantaranya dilakukan pembinaan, sedangkan 23 orang ditahan karena merupakan tindak pidana,” ungkap Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, saat menggelar pers rilis di Mapolres Mempawah, Kamis (3/12/2020) sore.

Dibeberkan Fauzan, Operasi Pekat Kapuas 2020 ini digelar oleh Polres Mempawah dan Polsek Jajaran sebanyak 146 kegiatan dengan tujuh sasaran. Yakni, perjudian, narkoba, miras, prostitusi, premanisme, petasan dan senjata api/senjata tajam.

Adapun perjudian, polisi berhasil mengungkap enam kasus dengan jumlah tersangka 16 orang berikut barang bukti. Kemudian, narkoba sebanyak lima kasus dengan tersangka sembilan orang.

Barang bukti senjata api yang turut diamankan dalam Operasi Pekat Kapuas 2020 di Mapolres Mempawah. SUARAKALBAR.CO.ID/Dian Sastra

Minuman keras, ada 29 kasus, dengan tersangka 35 orang. Dari ke-35 orang ini, dua dalam proses penyidikan dan 33 dilakukan pembinaan.

Prostitusi atau perbuatan asusila, sebanyak 21 kasus, 42 tersangka, kesemuanya dilakukan pembinaan dengan membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya.

Premanisme sebanyak 68 kasus, dengan 108 orang, yang kemudian dilakukan pembinaan dengan membuat surat pernyataan.

Selanjutnya, petasan 3 kasus, dengan tersangka 3 orang, berikut barang bukti. Kesemuanya juga diberikan pembinaan dengan membuat surat pernyataan.

Pemusnahan barang bukti minuman keras hasil Operasi Pekat Kapuas 2020 di halaman Mapolres Mempawah. SUARAKALBAR.CO.ID/Dian Sastra

Dan terakhir, senjata api dan senjata tajam, sebanyak 14 kasus yang terdiri atas 10 senjata api rakitan jenis lantak dan 4 sajam.

“Khusus untuk senjata api dan sajam merupakan hasil penyerahan dari masyarakat sebagai bentuk kepatuhan kepada hukum,” tegas Kapolres.

Usai menggelar pers rilis, Kapolres Fauzan Sukmawansyah didampingi Wakapolres Kompol Bermawis, beserta PJU Polres Mempawah, melakukan pemusnahan barang bukti disaksikan para jurnalis di halaman Mapolres Mempawah.

 

Penulis : Dian Sastra
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini