Warkop MABM di Rumah Budaya Melayu, Muhammad Pagi : Kopinya Enak dan Pas

Editor : Suhendra Yusri
Tarian Sekapur Sirih oleh Sanggar Seni Kesumba Mempawah saat tasyakuran Waroeng Kopi MABM di Rumah Budaya Melayu, Rabu (4/11/2020) pagi.

Mempawah (Suara Kalbar)-Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, menghadiri tasyakuran atas dibukanya Waroeng Kopi MABM di Rumah Budaya Melayu, Jalan Raden Kusno Mempawah, Rabu (4/11/2020) pagi. 

Tasyakuran turut dihadiri Ketua Umum MABM Mempawah, Ria Mulyadi, Ketua Harian MABM, H.M. Ali Bakar, Kepala Dinas Dikporapar, El Zuratnam, Kabid Pariwisata dan Kebudayaan Disdikporapar, Raja Fajar Azansyah, Kasubbag Tata Usaha Kemenag, Ishak, dan para pengurus MABM Kabupaten Mempawah. 

Dalam kesempatan itu, Muhammad Pagi dan seluruh undangan turut menikmati sajian kopi dan kue-kue kampung yang akan menjadi ikon dari Waroeng Kopi MABM ini. 

“Kopinya enak. Rasanya pas. Lokasi warung kopinya juga luas. Ini bisa menjadi sarana bersantai bagi siapa saja yang ingin menikmati kopi dengan aroma khas. Selamat dan sukses untuk MABM Mempawah,” katanya. 

Ia berharap, Waroeng Kopi MABM dapat menjadi tempat berkumpul semua lapisan masyarakat untuk kegiatan-kegiatan positif, terutama berkaitan dengan upaya memperkaya khasanah budaya di Kabupaten Mempawah. 

“Selain itu, dari sisi ekonomi, kehadiran warung kopi ini dapat menjadi salahsatu pendapatan untuk membantu biaya operasional MABM Mempawah,” imbuhnya. 

Sementara itu, Ria Mulyadi, Ketua Umum MABM Mempawah, mengapresiasi kreativitas Tim Pengelolaan Rumah Budaya Melayu yang membuka unit usaha warung kopi sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi.  

“Jadi Waroeng Kopi MABM ini bukan semata-mata untuk mencari keuntungan ekonomis, tapi yang paling utama adalah membangun komunikasi dan silaturahim antar pengurus DPD MABM dan Puak Melayu dan masyarakat sekitar,” ujarnya. 

Dengan demikian, terjawab sudah bahwa MABM adalah organisasi yang mengayomi Puak Melayu dan sebagai sarana komunikasi lintas suku dan etnis di Kabupaten Mempawah. 

Usai tasyakuran Waroeng Kopi MABM digelar, Muhammad Pagi dan para undangan lantas meninjau secara dekat ruangan demi ruangan Rumah Budaya Melayu Mempawah. Mulai dari ruangan pengurus, sekretariat, dapur, aula hingga ruangan galeri budaya MABM. 

Penulis : Dian Sastra


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini