Ujaran Kebencian di Media Sosial, Tokoh Lintas Etnis Mempawah Bertemu di Rumah Budaya Melayu

Editor : Dian Sastra

Pertemuan para tokoh lintas etnis di Kabupaten Mempawah menggelar musyawarah membahas upaya permohonan maaf pihak keluarga Hil, seorang pemuda yang telah mengeluarkan ujaran kebencian di media sosial.

Mempawah (Suara Kalbar)-Para tokoh lintas etnis di Kabupaten Mempawah kini tengah bertemu di Rumah Budaya Melayu, Rabu (18/11/2020) pagi.

Pertemuan digelar dalam rangka musyawarah terkait permohonan maaf keluarga besar Hil, pemuda di Desa Sekabuk, yang telah mengeluarkan ujaran kebencian di media sosial, beberapa waktu lalu. 

Hil sendiri telah diamankan di Mapolres Mempawah terkait postingan berunsur SARA yang sempat memicu keresahan antar etnis di Kabupaten Mempawah. 

Dalam musyawarah tersebut, turut hadir pengurus Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Mempawah, Majelis Adat Budaya Melayu (MABM), Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu (PFKPM), Forum Komunikasi Pemuda Madura (FKPM), Laskar Pemuda Melayu (LPM), Persatuan Orang Melayu (POM), Himpunan Mahasiswa Madura (Himma), Dewan Adat Dayak (DAD) dan Forum Komunikasi Orang Bugis (FKOB). 

Kemudian, Asisten III Setda Mempawah, Polres Mempawah, Camat Sadaniang, Pemerintah Desa Sekabuk, Timanggung Sekabuk, Kepala Dusun dan tokoh agama Dusun Pak Nungkat.

Sementara pihak keluarga Hil, selaku pelaku ujaran kebencian, tampak hadir ibunda Hil, kakak kandung, beserta keluarga dekat lainnya. 

Hingga berita ini diturunkan, musyawarah mufakat terkait upaya permohonan maaf keluarga besar Hil di Rumah Budaya Melayu masih berlangsung. 


Penulis : Tim Liputan

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini