Tiga Praktisi Sosial Mempawah ke Denpasar, Mensos Minta Data Masyarakat Miskin Diperbarui

Editor : Suhendra Yusri
Tiga praktisi sosial Kabupaten Mempawah yang mengikuti Pertemuan Pengendalian Pelaksanaan Program Bantuan Sosial Penanganan Fakir Miskin di Hotel Harri, Denpasar, Bali. dok.foto : istimewa

Mempawah (Suara Kalbar)-Sejumlah Praktisi Sosial Kabupaten Mempawah terbang ke Bali untuk mengikuti Pertemuan Pengendalian Pelaksanaan Program Bantuan Sosial Penanganan Fakir Miskin, pada 16-19 November 2020. 

Dahlan, Koordinator TKSK Kabupaten Mempawah, yang dihubungi suarakalbar.co.id, via telepon selular, menjelaskan, dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Harri, Denpasar, Bali, Menteri Sosial, Juliari Batubara, meminta agar segera dilakukan pembaruan data penerima manfaat untuk warga miskin. 

“Bapak Menteri Juliari Batubara juga mengungkapkan, ternyata masih banyak kabupaten/kota yang tidak melakukan pembaruan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” ungkap Dahlan. 

Mensos menegaskan, pemberian bantuan harus memenuhi prinsip keadilan. Sebab banyak sekali masyarakat yang sebenarnya memerlukan bantuan pemerintah, tapi karena persoalan pendataan, mereka yang membutuhkan bansos, hingga kini tidak pernah tersentuh. 

“Karena itu, Bapak Menteri lantas mengingatkan semua kabupaten/kota, termasuk di Kalimantan Barat, agar segera melakukan pembaruan DTKS,” beber Dahlan. 

Dalam waktu dekat, tambahnya, akan dibentuk tim petugas lapangan yang terdiri dari Kemensos dan Badan Pusat Statistik untuk melaksanakan pembaruan DTKS. Dengan demikian, penerima manfaat bansos tidak hanya itu-itu saja dari tahun ke tahun. 

Dahlan selanjutnya juga menyampaikan soal keinginan Menteri Sosial agar kabupaten/kota turut mengurus data fakir miskin (FM). 

“Bagi daerah yang tidak mengurus data FM ini, akan diberikan sanksi pinalti berupa pengurangan anggaran DAK dan DAU berdasarkan kesepakatan tiga menteri, yakni Mendagri, Menkui dan Mensos RI,” ujarnya. 

Selain Dahlan, dua peserta asal Mempawah yang mengikuti pertemuan tersebut adalah, Diah Riantina, Kasih Sosial, serta Fathu Huda, Koordinator Daerah (Korda) Kabupaten Mempawah. 

Penulis : Dian Sastra


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini