Terkait Banyaknya Pasien Covid-19, Ini Penjelasan Ketua IDI Sekadau

Editor : Dina Prihatini Wardoyo


Sekadau
(Suara Kalbar) - Meningkatnya kasus terkomfirmasi covid-19 akhir -akhir ini di Indonesia, pada umumnya, Kalbar dan termasuk di Kabupaten Sekadau mendapat tanggapan dari berbagai pihak. 

Ketua Ikatan dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sekadau dr.Iswandi MARS berdasarkan Protokol tata laksana Covid - 19 di Indonesia yang di keluarkan oleh perhimpunan dokter paru Indonesia (DPI).

"Jika pasien yang dinyatakan terkomfirmasi covid-19 dengan kategori orang tanpa gejala, dan setelah selama 10 hari + 3 hari hasil swabnya masih positif covid-19, pasien tersebut sudah tidak bisa lagi menularkan virus corona ke orang lain," kata Iswandi di Sekadau.

Tatalaksana Pasien Terkompirmasi Covid-19 Tanpa Gejala menurut DPI

- Isolasi mandiri dirumah atau fasilitas publik yang disediakan pemerintah selama 10 hari sejak pengambilan specimen.

- Diberikan Edukasi apa yang harus dilakukan.

- Vitamin C disis 3 X 500 mg (untuk 14 hari).

-  Obat-obatan suportif baik tradisional ( fitoparmaka) maupun modern dapat dipertimbangkan untuk diberikan namun dengan tetap memperhatikan kondisi klinis pasien.

- Pemantauan klinis dirumah atau fasilitas publik, kontrol di FKTP setelah 10 hari.

Lebih lanjut Iswandi mengatakan jangan ada stigma negatif terhadap orang yang dinyatakan positif covid-19.

"Sebab corona virus desaese (Covid-19) bisa menjangkiti siapa saja tanpa pandang bulu," jelasnya.

Meski demikian, masyarakat tidak boleh mengangap remeh covid-19 apalagi orang yang memiliki riwayat berbagai penyakit, hal itu bisa menjadi penyebab utamanya.

Untuk itu dia mengimbau dan mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tetap menerapkan Protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah dengan tetap memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak serta hindari kerumunan.


Penulis:  Sudarno

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini