Tabrakan Mobil Vs Motor di Sanggau, Pengendara Motor Meninggal Dunia

Editor : Diko Eno

Ilustrasi Tabrakan.(Suara.com)

Sanggau
(Suara Kalbar) – Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di Jalan Raya Beduai, Dusun Tanjung Ungan, Desa Bereng Berkawat, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau. Mobil bernopol KB 8984 AU yang dikemudikan Sari Fadli bertabrakan dengan  sepeda motor nomor polisi  KB 6698 DV yang dikendarai Muhammad Muqtadir Al-Qurthubi.

Akibat insiden ini, pengendara motor meninggal dunia di  tempat kejadian perkara (TKP).

Kasat Lantas Polres Sanggau AKP Anne Triya sefina menceritakan kronologis kejadian itu. Berawal dari kendaraan mobil triton warna hitam KB 8984 AU yang melaju dari arah Kecamatan Kembayan menuju ke arah Kecamatan Beduai.

“Pada saat tiba di TKP mobil triton tersebut mengalami pecah ban dibagian depan sebelah kanan. Akibat pecah ban tersebut pengemudi tidak dapat mengendalikan kendaraannya sehingga menabrak kendaraan sepeda motor jenis  MX King KB 6698 DV yang melaju dari arah berlawanan,”katanya, Senin (30/11/2020).

Petugas Kepolisian sat melakukan olah TKP Tabrakan Mobil Vs Motor di Jalan Raya Beduai, Dusun Tanjung Ungan, Desa Bereng Berkawat, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau.SUARAKALBAR.CO.ID/Dok. Polisi

Pengendara sepada motor, lanjut Anna, terseret hingga sejauh sekitar 30 Meter dan posisi akhir kedua kendaraan serta pengendara sepeda motor jatuh ke jurang yang ada dibawah jembatan.

“Kondisi kedua kendaraan mengalami rusak berat dan pengendara sepeda motor meninggal dunia di TKP,”terangnya.

Sedangkan untuk sopir triton mengalami luka lecet di lutut dan dua penumpang mobil Eko Buntoro mengalami memar dibagian kepala dan lecet dibagian kaki sebelah kiri serta Muhammad Rifandra. Ardhana mengalami memar bagian kepala dan telinga sebelah kanan serta robek pada bagian dagu.

“Untuk pengendara sepeda motor yang meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan dari petugas medis selanjutnya telah dibawa ke rumah duka (Kediaman Orang Tuanya) di Dusun Balai Karangan IV, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau,”jelasnya.

Dari peristiwa ini Anna menghimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan yang mana sebelum berkendara wajib mengecek kondisi kendaraannya apakah layak untuk digunakan.

“Supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Baik menjadi korban maupun penyebab dari laka lantas. Tetap patuhi aturan lalu lintas. Budayakan keselamatan sebagai kebutuhan. Jangan sampai anda menjadi korban sia-sia dijalan, Salam keselamatan,”ujarnya memungkasi.

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini