Sebuah Bangunan Los Pasar Beringin Roboh, Pondasi Rapuh Termakan Usia

Editor : Suhendra Yusri
Sebuah bangunan los di Pasar Beringin roboh, lantaran rapuh termakan usia pada Selasa (10/11/2020) sekitar pukul 02.00 WIB

Singkawang (Suara Kalbar)- Bangunan Los  D Pasar Beringin Kelurahan Condong, Kecamatan Singkawang Tengah ambruk lantaran sudah berusia 47 tahun dan sejumlah tiang bangunan juga sudah banyak yang keropos pada Selasa (10/11/2020) sekitar pukul 02.00 dini hari.

“Bangunan ini roboh tadi malam sekitar setengah dua subuh, dan memang tidak ada korban, karena orang berbelanja jam tiga dan empat subuh,” ujar Suryadi, satu diantara pedagang Pasar Beringin.

Dia menjelaskan robohnya bangunan pasar tentu akan mempengaruhi omzet para pedagang sebanyak 50 lapak.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan memang pihaknya akan melakukan rehab terkait robohnya bangunan Pasar Beringin.

“Sebelum mulai direhab,  roboh duluan. Harapan kita, akan segera dan akan diselesaikan terpenting tidak menyebabkan korban jiwa dalam artian materi, dua minggu sebelumnya sudah diingatkan Dinas Perdagangan agar mereka segera pindah,” katanya.

Dia menjelaskan, sebelum dipindahkan kebetulan sudah roboh  tinggal pembongkaran, hari ini dan mudah-mudahan tahun ini, pembangunan Pasar beringin, dan akhir tahun ini bisa diselesaikan Pasar Beringin yang saat ini dalam proses.

“Sekarang dalam penyelesaian aset di Pasar Beringin, bisa kita bangun secara keseluruhan, tahun ini Blok D Rp 200 juta sedang dalam proses pengerjaannya,” jelasnya.

Pembangunan Pasar Beringin dianggarkan pembangunannya pada 2021 dan setelah selesai proses ditenderkan.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perindustrian,  Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Singkawang, Muslimin, mengatakan informasi tadi malam kejadian sekitar pukul 02.00 WIB dimana bangunan losnya roboh.

“Sebagaimana kita telah rencanakan sejak awal, dan kita mendapat informasi tadi malam sekitar pukul 2 bangunan losnya roboh dan sebagaimana kita rencanakan dan besok tukang akan merehab bangunan  akan disetujui,” jelasnya.

Menurut Muslimin pembangunan lapak berjumlah 52 ini sangat mendesak, lantaran dibangun pada 1973, ini artinya sudah 43 tahun tanpa renovasi dan sebagainya. 

“Kayu-kayu bertahan penahannya dibongkar dan mau tidak mau roboh struktur bangunan yang sudah tidak layaklagi, dan secara aset tidak bernilai, besok akan  dikerjakan oleh tukang,” jelasnya.

Dia mengatakan pembangunan Pasar Beringin masuk ke APBD dan secara utuh Pasar Beringin akan dibangun secara utuh sambil menunggu proses admintrasi perencanaan dan sebagainya.

“Melakukan renovasi  memang dibutuhkan  dan akan dipindahkan ke tempat lain dan penyelamatan dan keamanan, konsumen 24 jam pada saat kejadian kita bersyukur.  Untuk pedagang  sementara kita tempatkan spot atau beberapa titik dengan menggunakan tenda sendiri,” katanya.

Muslimin berharap 15 Desember 2020 ini para pedagang dapat menempati los bangunan pasar yang baru, lantaran pengerjaan juga tidak terlalu berat dan tinggal meninggikan pondasi.

Mengingat bangunan ini sudah tidak layak huni, kata  Muslimin dan pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada DPRD yang telah menyetujui dan sudah dianggarkan.

Berdasarkan penjelasan Muslimin, bahwa saat ini masuk dalam proses revitalisasi dan Pasar Beringin memiliki alas hak tanah di BKD dan BPN yang ditujukan  ke pihak pusat. 

“Dimana HPL dan akan melakukan open bidding  dan tentu akan dirancang  kawasan Pasar Beringin direnovasi APBD Perubahan dengan menggunakan kerangka baja dengan total anggaran Rp 200 juta,” jelasnya.

Penulis  : Tim Liputan

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini