Pohon Tumbang, Kemacetan di Sungai Nipah Capai 4 Kilometer
![]() |
| Personel Polsek Siantan dan warga Sungai Nipah tengah berupaya memotong pohon yang tumbang menutupi badan jalan sehingga kemacetan dua arah mencapai 4 kilometer.(Suarakalbar.co.id/Dian Sastra) |
Mempawah (Suara Kalbar)-Jalan nasional di Desa Sungai Nipah, Kecamatan Jongkat, kembali mengalami kemacetan total akibat sebatang pohon tumbang diterjang angin kencang disertai hujan, Rabu (4/11/2020) pukul 15.30 WIB.
Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono, yang dihubungi suarakalbar.co.id, membenarkan kejadian tersebut.
“Ya, tadi sekarang sudah mulai lancar. Hampir 20 menit, personel Polsek Siantan yang dibantu warga setempat berupaya memotong batang kayu,” kata Rahmad Kartono.
Peristiwa pohon tumbang ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, ketika angin kencang disertai hujan menerjang kawasan itu.
“Alhamdulillah tak ada korban jiwa maupun materi. Sebab saat pohon tumbang, tidak ada kendaraan yang kebetulan melintas di lokasi,” ungkapnya.
Begitu pohon tumbang, arus listrik seketika padam. Warga yang sempat mengira ada kendaraan tertimpa, cepat berdatangan ke lokasi.
“Kebetulan personel Polsek Siantan sedang berpatroli, jadi langkah penanganan bisa dengan cepat kita lakukan bersama warga,” ujar Rahmad Kartono lagi.
Sempat terjadi kemacetan panjang dua arah sejauh 4 kilometer. Pohon yang tumbang menutupi semua badan jalan, sehingga tak satupun kendaraan yang bisa lewat.
“Setelah cepat ditangani, pohon tumbang berhasil dipotong dan dipindahkan ke tepi jalan. Arus lalu perlahan lancar kembali,” pungkas Rahmad Kartono.
Penulis : Dian Sastra






