Pohon Tua Harus Dipangkas, Ridhuan Ismail: Jangan Tunggu Jatuh Korban

Editor : Suhendra Yusri
Salahsatu tiang listrik yang tumbang diterjang angin kencang di Desa Sungai Nipah, Kecamatan Jongkat, Rabu (4/11/2020).

Mempawah (Suara Kalbar)-Politisi Mempawah, Ridhuan Ismail, meminta agar pohon-pohon berusia tua yang tumbuh di pinggir jalan, jalur Pontianak-Mempawah, segera dipangkas agar tak semakin membahayakan. 

“Hari ini, dua pohon yang tumbang menjadi penyebab puluhan tiang listrik ikut tumbang di Desa Sungai Nipah dan Jungkat, Kabupaten Mempawah. Masih beruntung tak ada korban jiwa, jika ada korban, siapa yang bertanggung jawab,” ujar Ridhuan Ismail, Rabu (4/11/2020). 

Ketua DPD PAN Kabupaten Mempawah ini mengaku termasuk salahseorang pemilik kendaraan yang terjebak macet ketika pohon tumbang menutup jalan di Desa Sungai Nipah. 

“Berjam-jam saya terjebak macet sore ini. Dulu juga begitu, ada pohon tumbang, membuat kemacetan panjang di Sungai Nipah. Sampai kapan harus terus begini,” tanyanya lagi. 

Ridhuan Ismail lantas meminta Pemerintah Kabupaten Mempawah, Pemprov Kalbar dan Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Pontianak segera mengambil langkah-langkah antisipasi sebelum pohon yang tumbang memakan korban jiwa. 

Berdasarkan pengamatannya, cukup banyak pohon berusia tua yang masih tumbuh di jalur Pontianak-Mempawah. Pohon-pohon itu berukuran cukup besar dan perlu penanganan segera. 

“Jika tak ada biaya untuk penebangan, lebih baik dipangkas dulu ranting-rantingnya. Jangan sampai sudah ada korban jiwa, baru semua berlomba-lomba untuk bertindak. Sudah terlambat,” tegas Ridhuan Ismail lagi. 

Kepada pihak PLN, ia juga meminta agar segera turun ke lapangan untuk memperbaiki tiang listrik yang tumbang di Desa Sungai Nipah, Kecamatan Jongkat. 

“Kasihan masyarakat di sana, tentu malam ini akan gelap gulita jika PLN tak segera melakukan perbaikan,” pungkasnya. 

Penulis : Dian Sastra


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini