Pilkada Sekadau 2020, Begini Cara dan Syarat Menjadi Pemilih Pindahan

Editor : Suhendra Yusri
 Marikun, Anggota KPU Sekadau Divisi Data dan Perencanaan

                                         

Sekadau (Suara Kalbar) - Pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati Sekadau tinggal menghitung hari. Berbagai persiapan telah dilakukan oleh KPU Sekadau, termasuk mengakomodir hak pilih masyarakat yang akan pindah memilih. 

Anggota KPU Sekadau, Marikun mengatakan khusus bagi masyarakat yang melakukan pindah memilih akan diakomodir dalam Daftar Pemilih Pindahan (DPPh).

"Daftar Pemilih Pindahan adalah orang yang sudah terdaftar dalam DPT namun tidak dapat memberikan hak suara di TPS asal karena berbagai alasan, maka yang bersangkutan bisa mengajukan pindah memilih,"ujar Marikun, Selasa (10/11/2020).

Dia menjelaskan dalam hal pindah memilih bisa dikarenakan 8 kategori diantaranya menjalankan tugas di tempat lain pada hari pemungutan suara, menjalani rawat inap di Rumah Sakit atau di Puskesmas, penyandang disabilitas yang berada di Panti Sosial, Rehabilitasi Narkoba, menjadi tahanan Rutan, tugas belajar/menempuh pendidikan, pindah domisili dan tertimpa bencana alam.

DPPh di susun menggunakan form model A.4 KWK dan diajukan oleh pemilih paling lambat 3 hari sebelum hari pemungutan suara. Untuk pindah memilih sendiri bisa antar Kecamatan atau antar Desa di lingkungan Kabupaten Sekadau.

"Kami harapkan kepada warga Sekadau yang akan melakukan pindah memilih harap segera melapor, bisa ke PPS asal dirinya terdaftar atau langsung ke KPU Sekadau dengan catatan yang bersangkutan sudah terdaftar dalam DPT," imbaunya.

Dalam mekanisme pindah memilih, Marikun menjelaskan pemilih melaporkan dirinya kepada PPS dimana pemilih tersebut terdaftar, kemudian PPS asal memberikan A.5 kepada pemilih dan melaporkan kepada PPS tujuan untuk kepentingan pendataan dan penyiapan surat suara. Kemudian PPS asal akan menandai orang yang pindah memilih dalam DPT asal agar tidak terjadi double penggunaan hak pilih.

"Yang jelas syaratnya saat melapor pemilih wajib membawa identitas seperti KTP, karena dalam form A.5 itu dicatat Nama, NIK dan sebagainya," tukasnya.

Penulis : Tambong Sudiyono


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini