Pengajuan Dokumen Perjalanan Keluar Negeri Selama Pademi Covid-19, Menurun

Editor : Dina Prihatini Wardoyo

Teks foto:


Petugas imigrasi mengarahkan wni yang tiba dari Malaysia untuk diperiksa dokumen dan kesehatannya


Entikong (Suarakalbar) - Selama pademi Covid19 pengajuan pemohonan dokumen perjalanan pasport mengalami penurunan di Kantor Imigrasi kelas II TPI Entikong.

“Kuota untuk pembuatan dokumen baik pasport dan Pas Lintas Batas (PLB) selama pademi ini memang dikurangi menjadi separuh dari masa sebelum pademi. Jika sebelumnya dalam satu hari kuota 50 pemohon sekarang menjadi 25 pemohon,” ungkap Kasubsi Tikim Kantor Imigrasi kelas II TPI Entikong, Judi Susilo, Selasa (10/11/2020).

Kendati ditengah masa pademi petugas Imigarsi di Entikong tetap masuk dan memberikan pelayanan untuk pembuatan dokumen perjalanan.

Disampaikan Judi Susilo, selama pademi ini dalam satu bulan paling banyak hanya 10 pemohon dokumen perjalanan baik itu pasport dan Pas Lintas Batas (PLB).

Penyebab menurunnya pemohonan dokumen perjalanan karena pihak Malaysia masih menutup Border Tebedu dikedua perbatasan RI-Malaysia.

“Sejak border Malaysia di tutup jelas berdampak dengan kunjungan wisata kedua negara dan ekpor kalbar ke Malaysia. Sementara ini pelayanan di PLBN hanya untuk proses pemulangan WNI dari Malaysia selama covid19,” ujar Judi Susilo.

Sementara itu, Kordinator PLBN Entikong Viktorius Dunan membenarkan bahwa Malaysia masih menutup Border Tebedu dampak Covid19 bahkan diperpanjang hingga 31 Desember 2020.

“Selama pademi ini PLBN Entikong tetap pelayanan bagi pemulangan WNI dari Malaysia, dan petugas tetap menggunakan APD lengkap selama memberikan pelayanan,” Kata Viktorius Dunan.

Dia mengakui selama pademi ini terjadi, sangat berpengaruh dengan kunjungan wisata ke kalbar dan ke Sarawak (Malaysia).

"Karena pademi belum selesai hendaknya masyarakat diperbatasan juga harus mentaati protokoler kesehatan tetap jaga jarak, gunakan masker dan cuci tangan sebelum menjalankan aktivitas," pungkasnya. 


Penulis : Agus Alfian

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini