Mempawah Bertambah 5 Kasus Covid-19, Seorang Diantaranya Anak 9 Tahun

Editor : Suhendra Yusri
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah, Mukhtar Siagian

Mempawah (Suara Kalbar)-Kabupaten Mempawah kembali mencatatkan lima kasus baru terkonfirmasi Covid-19, Minggu (8/11/2020) malam. Tragisnya, seorang diantaranya adalah anak berusia sembilan tahun di Mempawah Hilir.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Mempawah, Mukhtar Siagian, menjelaskan, kelima warga yang terkonfirmasi positif ini berstatus simtomatik dengan sejumlah keluhan gangguan kesehatan. 

“Suratnya kami terima tadi sore, Minggu (8/11/2020), dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar. Kelimanya telah diinstruksikan agar menjalani isolasi mandiri secara disiplin,” ujar Mukhtar. 

Yang pertama, warga Kecamatan Sungai Pinyuh, usia 48 tahun, jenis kelamin perempuan, dengan keluhan demam, batuk, pilek dan nyeri otot. 

Kedua, warga Kecamatan Sungai Pinyuh, usia 55 tahun, jenis kelamin perempuan, dengan keluhan demam, batuk dan pilek. 

Ketiga, warga Kecamatan Sungai Pinyuh, usia 57 tahun, jenis kelamin laki-laki, dengan keluhan batuk, sesak nafas, lemah, nyeri otot, mual/muntah, demam dan pilek. 

Keempat, warga Kecamatan Mempawah Hilir, usia 35 tahun, jenis kelamin perempuan, dengan keluhan demam, batuk, pilek dan sakit kepala. 

Dan kelima, warga Kecamatan Memapawah Hilir, usia 9 tahun, jenis kelamin laki-laki, dengan keluhan demam, batuk dan pilek. 

“Dengan bertambahnya lima kasus baru ini, maka total terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Mempawab menjadi 126 orang. Sementara yang dinyatakan sembuh 84 orang, diisolasi 39 orang dan meninggal 3 orang,” jelas Mukhtar. 

Terkait dengan terus bertambahnya angka terkonfirmasi, ia lantas mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. 

“Semoga yang menjalani isolasi segera diberikan kesembuhan. Jangan lupa, kenakan masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan saat beraktivitas di luar rumah,” pungkas Mukhtar. 

Penulis : Dian Sastra



Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini