Melanggar Keimigrasian Malaysia, 264 PMI Dikembalikan Melalui PLBN

Editor : Suhendra Yusri

 

Sebanyak 264 Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah dikembalikan usai menjalani masa tahanan di Depot Imigresen Bekenu (Miri).

Entikong (Suarakalbar)-  Sebanyak 264 Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah dikembalikan Malaysia usai menjalani masa tahanan di Depot Imigresen Bekenu (Miri). Pengembalian ini melalui Pos Lintas Batas Antar Negara (PLBN).

“Ini bisa dikatakan pemulangan dalam jumlah yang banyak ditahun 2020, karena sudah hampir dua bulan ini depot imigresen bekenu di Miri tidak ada pemulangan. Jadi diakhir tahun mereka pulangkan sekaligus makanya jadi banyak seperti sekarang ini,” ujar Ronny Fajar Purba, Staf Teknis Imigrasi di KJRI Kuching (Sarawak), Selasa (17/11/2020) 

Disampaikan Ronny, semua PMI yang dipulangkan ini dalam kondisi sehat. Tidak ada yang terkonfirmasi Covid-19, karena sejak mereka ditangkap sampai proses pemulangan kami kawal. 

“246 PMI bermasalah ini sebagian besar melanggar undang-undang ke Imigrasian di Malaysia, karena bekerja tanpa izin dan dokumen perjalanan yang sudah habis masa berlakunya. Mereka juga telah menjalani masa tahanan selama kurang lebih 2 bulan sebelum dipulangkan ke tanah air melalui PLBN Entikong,” jelas Ronny. 

Ronny juga mengakui,selama pademi Covid-19 ini banyak upaya penyeludupan PMI masuk ke Malaysia untuk dipekerjakan diberbagai sektor. Bahkan kerap mereka diamankan oleh petugas Malaysia di perbatasan dua negara. PMI yang masuk secara illegal inilah yang menambah daftar panjang pemulangan dari Malaysia. 

“Kami mengimbau agar WNI maupun PMI yang niat bekerja ke Malaysia harus melalui jalur yang resmi agar tidak bermasalah. Selain ini selama pademi ini pihak Malaysia masih memberlakukan pelarangan warga asing masuk negaranya termasuk Indonesia,” kata Ronny. 

Sementara itu, Petugas Medis KKP Entikong, dr. Gilda Ditya menyampaikan semua PMI yang tiba wajib menjalani prokes dan 3M. 

“Semua barang bawaan PMI disemprot cairan disinfektan, meraka juga diwajibkan cuci tangan, jaga jarak dan gunakan masker,” kata Gilda. 

Petugas gabungan di PLBN Entikong juga melakukan berbagai pendataan, terkait daerah asal dan sebagainya. Demikian juga KKP melakukan pemeriksaan kondisi PMI itu sebelum diberangkatkan ke Pontianak oleh BP2MI untuk dipulangkan ke daerahnya masing-masing. 

“264 PMI ini kondisi sehat, tidak ada yang terpapar Covid-19. Kalau capek dan kelelahan selama perjalanan dari Malaysia ke perbatasan banyak. Namun mereka telah ditangani petugas medis khususnya yang mengalami kelelahan selama perjalanan,” pungkasnya.

 Penulis  :  Agus Alfian


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini