Masih Banyak Warga Belum Taati Prokes Covid-19 di Bengkayang

Editor : Dina Prihatini Wardoyo

Kepala Dinas Kesehatan Bengkayang Agustinus

Bengkayang
(Suara Kalbar) -Kepala Dinas Kesehatan Bengkayang Agustinus C mengatakan bahwa penyebaran Covid-19 ini masih tidak bisa dibendung, mengingat kesadaran penerapan protokol kesehatan Covid-19 oleh masyarakat masih belum maksimal dilaksanakan khususnya di Kabupaten Bengkayang.

"Padahal Pergub dan Perbup sudah dilakukan, namun sebagian besar warga masih belum bisa bekerja sama dengan baik dalam mentaati aturan yang sudah dianjurkan pemerintah dalam penerapan prokesnya," terangnya.

Dimana diketahui bersama, penerapan prokes Covid-19 dengan 3M sudah jelas wajib dijalankan oleh , tetapi masih banyak dari warga masyarakat Bengkayang yang tidak mentaati aturan tersebut.

"Salah satunya tidak menggunakan masker saat keluar rumah," jelasnya.

Selain itu, masih banyak juga ketika berada diluar tidak menjaga jarak serta selalu berkerumunan ramai, seperti dicafe, warkop, rumah makan serta toko-toko lainnya.

Dijelaskannya Pemkab Bengkayang juga sudah berupaya mencegah penyebaran Covid-19 ini dengan mengeluarkan surat edaran dari Bupati serta selalu intens mensosialisasikan kepada warga terkait protokol kesehatan yang harus dipatuhi bersama, ujarnya.

"Dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Begkayang untuk saat ini sudah tidak ketat lagi dalam proses pemantauan dan pemeriksaan di beberapa tempat keramaian yang masih buka sampai larut malam," ungkapnya.

Berbeda di awal bulan Maret lalu, dimana kegiatan pemantauan dan pemeriksaan dilakukan dengan sangat ketat.

"Kami masih belum menemukan apa penyebab dari kondisi tersebut," tuturnya.

Mengingat akan hal itu, Agustinus selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkayang berpesan kepada seluruh lini masyarakat agar ikut membantu meringankan tugas mereka dalam mengurangi penyebaran Covid-19.

"Dengan cara mentaati protokol kesehatan serta pentingnya selalu menerapkan pola hidup sehat dan bersih," harapnya.


Penulis : Randi

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini