Masih Abaikan Prokes, 15 Warga dan 2 Bos Warkop Ditegur Polisi Jungkat

Editor : Dina Prihatini Wardoyo

Tiga personel Polsek Siantan, Polres Mempawah, mengedukasi para remaja yang nongkrong di warung kopi agar disiplin 3M mencegah Covid-19 dalam Operasi Yustisi, Minggu (8/11/2020).

Mempawah
(Suara Kalbar) - Protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan Covid-19, masih diabaikan sejumlah warga. Di Jungkat, sebanyak 14 warga dan dua pemilik warung kopi (warkop) ditegur polisi, Minggu (8/11/2020) pagi. 

Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono, membenarkan adanya operasi yustisi yang digelar pihaknya untuk kembali mengedukasi masyarakat agar patuh protokol kesehatan. 

“Terus bertambahnya angka terkonfirmasi positif di Kabupaten Mempawah, termasuk di Kecamatan Jongkat yang menjadi wilayah hukum Polsek Siantan, membuat operasi yustisi langsung kami tingkatkan frekuensinya,” ungkap Rahmad Kartono. 

Sasaran operasi pun, tambah dia, turut diperlebar. Tak hanya di pasar-pasar atau pusat keramaian warga, tapi telah menyasar ke kawasan pemukiman warga. 

Operasi juga dilaksanakan secara mobile dengan metode random sampling sehingga dapat mencapai jangkauan yang lebih luas. 

“Kawasan pemukiman menjadi upaya awal kita untuk mengingatkan warga agar patuh protokol kesehatan. Jadi sebelum beraktivitas di luar rumah, kita edukasi agar menjaga disiplin 3M, yakni mengenakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” katanya lagi. 

Dan tak kalah penting, warga juga diimbau agar sedapat mungkin menghindari kerumunan supaya tak terjadi potensi penularan dari satu orang ke orang lainnya. 

Operasi yutisi humanis ini juga merupakan bentuk antisipasi menjaga keselamatan masyarakat. Sebab Kota Pontianak yang kini zona merah, secara geografis berbatasan langsung dengan wilayah Kecamatan Jongkat. 

“Sebagai kawasan yang berbatasan langsung dengan Kota Pontianak yang kini berzona merah, masyarakat Kecamatan Jongkat kami ajak untuk berperan aktif mencegah masuknya Covid-19,” imbuh Rahmad Kartono.

Usai kegiatan, sebanyak 14 warga dan 2 pemilik warung kopi yang kedapatan tak mengenakan masker, lantas didata dan diberikan teguran lisan. 


Penulis : Dian Sastra

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini