Lagi, 6 Nelayan di Mempawah Dinyatakan Selamat

Editor : Dian Sastra

Seorang nelayan bernama Muhammad yang berhasil selamat usai sampan motornya diterjang angin kencang dan ombak tinggi di Laut Mempawah.
 
Mempawah (Suara Kalbar)-Alhamdulillah. Jumlah nelayan Mempawah yang dinyatakan selamat bertambah enam orang pada Sabtu (29/11/2020) pukul 15.00 WIB.

Dengan demikian, total 15 nelayan di Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah, diharapkan bisa segera berkumpul kembali bersama keluarga.

Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Kapolsek Mempawah, Iptu Marjuni, ketika ditemui suarakalbar.co.id, membenarkan enam dari 15 nelayan yang sempat dilaporkan hilang, telah berhasil dihubungi via telepon selular dan melaporkan posisi mereka.

“Alhamdulillah, enam nelayan yang sempat kita khawatirkan ini, berhasil dihubungi dan melaporkan posisinya masih berada di tengah laut, dan luput dari serangan badai. Saat ini, mereka sudah menuju pulang karena permintaan pihak keluarga yang cemas,” kata Marjuni.

Beberapa jam lalu, sembilan nelayan di Desa Kuala Secapah, juga dilaporkan selamat. Mereka yang mengalami pecah bodi sampan, terpaksa harus berjibaku berenang di tengah laut menuju ke tepian mengggunakan jeriken atau fiberglass.

Dengan demikian, tambah dia, total 15 nelayan Desa Kuala Secapah yang dilaporkan hilang telah terkonfirmasi selamat.

Karena itu, Kapolsek beserta personel, beserta para nelayan di Desa Kuala Secapah, hingga berita ini diturunkan, masih stand by di posko sementara nelayan di Jalan A.Rani.

Diceritakan Marjuni, saat angin kencang dan ombak tinggi menerjang perahu mereka, keenam nelayan yang menggunakan tiga sampan motor, berhasil mengendalikan sampan-sampan mereka agar tidak pecah.

“Sampan motor mereka lebih besar, sehingga tidak mengalami insiden berarti di lautan. Kita beryukur, atas karunia Allah SWT, ke-15 nelayan yang dilaporkan hilang, semuanya terkonfirmasi selamat,” pungkasnya.

 

Penulis : Tim Liputan

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini