Demonstrasi di Santiago, Warga Tuntut Pembebasan Tahanan

Publisher

 

Sebuah mobil menabrak seorang demonstran dalam unjuk rasa menuntut pembebasan tahan politik, di Santiago, Chile, Rabu, 18 November 2020. (Foto: VOA)

Suara Kalbar - Polisi Chili, Rabu (18/11), terpaksa menggunakan gas air mata untuk membubarkan demonstran di Santiago, yang melangsungkan unjuk rasa guna menuntut pembebasan tahanan yang ditangkap karena memprotes perubahan konstitusi.

Para demonstran juga menuntut pengunduran diri Presiden Sebastian Pinera. Sedikitnya satu demonstran ditangkap polisi.

Akibat tuntutan demonstrasi yang dimulai pada Oktober 2019 lalu, Chili menggelar pemungutan suara di mana mayoritas warga mendukung untuk mengganti Konstitusi 1980 yang merupakan warisan diktator Augusto Pinochet, yang berkuasa antara 1973-1990. 

Sumber: VOA

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini