Buat Kerumunan, Acara Waria Saat Pesta Pernikahan Dibubarkan Polisi

Editor : Eno

Ilustrasi Pernikahan.(Pixabay.com)

Suara Kalbar
- Kegiatan waria dalam pesta pernikahan di Kabupaten Barru terpaksa dibubarkan Polisi. Pasalnya, Kegiatan tersebut justru membuat warga yang datang dalam pesat perikahan itu berkumpul tanpa menjaga jarak.

Hal ini dikhawatirkan berpotensi  menyebabkan penularan Covid-19 semakin merebak.

Kapolres Barru AKBP Liliek Tribhawono Iryanto mengungkapkan, petugas membubarkan acara waria di Desa Cilellang, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Kegiatan waria telah membuat warga datang menonton dan berkerumun. Acara yang digelar sejumlah waria pun melewati batas waktu yang diberikan.

Liliek mengatakan, awalnya para waria meminta rekomendasi kepada Gugus Tugas Covid-19 untuk menghadiri acara pernikahan di rumah warga bernama Tirta Bactiar (40 tahun).

"Kejadian Rabu kemarin pukul 20.30 Wita," kata Liliek dikutip dari Suara.com--jaringan Suarakalbar.co.id, Kamis (19/11/2020).

Saat dilokasi, para waria malah menambah kegiatan mereka. Bukan hanya menghadiri acara pernikahan. Acara itu seperti menamatkan bacaan Alquran. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan kontes waria diiringi musik organ tunggal.

Kegiatannya melewati batas waktu yang telah disepakati dengan petugas. Seharusnya sampai pukul 17.00 Wita. Tapi acara berlanjut hingga pukul 19.00 Wita.

"Iya awalnya itu mau acara nikahan. Tapi ditambah ada acara itu Alquran. Habis itu dilanjutkan acara itu kontes (waria)," jelas Liliek.

Adanya acara kontes waria tersebut, membuat warga marah. Lantas melaporkan kejadian itu ke polisi. Sebab, menyebabkan masyarakat terpancing berkumpul untuk menonton kontes para waria.

"Ada informasi dari masyarakat terus Polsek cek," kata dia.

"Iya. Tidak sesuai protokol. Perjanjian di sini sampai sore," tambah Liliek.

Setelah berkoordinasi dengan panitian dan keluarga, kegiatan ietrsebut akhirnya dihentikan. para pengunjunh yang berdatangan dilokasi mebubarkan diri dengan tertib.

"Koordinasi dengan lurah dan sebagainya. Akhirnya dibubarkan. Setelah dibubarkan kru elekton juga menghentikan kegiatannya," tukasnya.

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini