BKIPM Entikong Gelar Patroli Gabungan di Jalur Tidak Resmi

Editor : Suhendra Yusri
BKIPM Entikong bersama instansi terkait melakukan patroli gabungan di sayap kanan PLBN Entikong.

Entikong (Suarakalbar)- Waspadai penyeludupan dari luar khususnya produk perikanan dan pangan serta barang berbahaya lainnya ICQ bersama Satgas Yonif 642/Kps serta TNI-POLRI melakukan patroli gabungan di sayap kanan PLBN Entikong.

“Kami bersinergi untuk meningkatkan keamanan di perbatasan salah satunya dengan melaksanakan patroli bersama disayap kanan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong yang mana kerap digunakan untuk melakukan penyeludupan,” ujar Kepala BKIPM Entikong, M.W. Giri Pratikno, Selasa (17/11/2020)

Dia mengakui selama pademi Covid-19 ini jalur tidak resmi atau yang kerap disebut jalan tikus sangat rawan digunakan untuk memasok produk dari luar secara illegal.


Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan hasil Perikanan Entikong melakukan pengawasan secara rutin bersama instansi terkait di perbatasan Indonesia dengan Malaysia. Khususnya untuk mencegah masuk dan tersebarnya penyakit ikan karantina (PIK) ke wilayah Republik Indonesia.

“Jalur tidak resmi akan terus kami awasi bersama ICQ dan Satgas Pamtas terlebih lagi jelang akhir tahun seperti saat ini,” ungkap Giri. 

Lebih lanjut Kepala BKIPM Entikong menjelaskan bahwa dalam kegiatan patroli bersama tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas dan melaksanakan fungsi pengawasan wilayah perbatasan RI-Malaysia di Entikong. 

"Sasaran patroli bersama kali ini adalah jalur-jalur tikus yang biasa dilalui oleh pelintas batas dimana kondisi wilayahnya berupa hutan sehingga membutuhkan banyak pengawasan,” kata Giri Pratikno.

Terlibat dalam kegiatan patroli tersebut Satgas Yonif 642/Kps, Koramil 1204-21/ Entikong, Polsek Entikong, Kacabjari Entikong, Bea Cukai Entikong, Kantor Imigrasi Entikong, Stasiun Karantina Ikan Entikong, Stasiun Karantina Pertanian Wilker Entikong dan BP2MI Entikong.

Penulis  : Agus Alfian


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini