Berkah Pandemi Covid-19 dari Ikan Cupang

Editor : Dina Prihatini Wardoyo


Kapuas Hulu
- Hidayat (41), warga Kelurahan Kedamin Hilir, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, yang sebelumnya hanya menjalankan profesi bisnis Bahan Bakar Minyak (BBM), telah menambah usahanya dengan menjalani bisnis ikan cupang (salah satu jenis ikan hias).

"Karena hasil minyak selama pandemi Covid-19 ini berkurang, maka untuk menambah penghasilan, disamping menjual minyak, saya juga menjalani bisnis ikan cupang sebagai bisnis sampingan," ujar Hidayat, ditemui langsung di kios jualannya.

Dijelaskan Hidayat, bisnis ikan cupang tersebut dijalaninya sudah selama tiga bulan.

Ditanya terkait modal, Hidayat menyatakan bahwa modalnya cukup tinggi. Karena, kata Dia, ikan yang ia datangkan tersebut merupakan ikan cupang kelas A, yang khusus untuk kontes sehingga harganya pun tidak murah. Namun, ada pula harga yang terjangkau untuk masyarakat peminat ikan cupang.

"Selama pandemi Covid-19, bisnis ikan cupang ini cukup membantu perekonomian keluarga saya. Saya merasa ini merupakan berkah bagi saya. Karena selain hobby, ada pula potensi bisnis di sini," terang pria yang sangat ramah dan rendah hati tersebut.

Pemilik kios minyak yang berlamat di Jalan Lintas Selatan, Kelurahan Kedamin Hilir, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu atau tepatnya di depan kerupuk basah Asyifah tersebut berharap kepada pemerintah, agar bisa mengadakan kontes khusus untuk ikan cupang minimal dengan standar International Betta Congres (IBC), supaya dapat menarik minat pecinta pembudidaya ikan cupang. Sehingga tidak hanya menjadi hiasan belaka.

"Terkait minat beli dan budidaya bagi para peminat, karena selain hobby, ada pula potensi bisnis pada ikan cupang ini, silahkan langsung mendatangi saya untuk berkomunikasi dengan saya, terutama terkait negosiasi harga," ungkap Hidayat. 


Penulis : Noto

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini