Bayu Suherman dan Arif Menangis Rumahnya Selesai Dibedah TNI di Segedong

Editor : Suhendra Yusri
 Suherman, Arif Sugianto dan keluarga menerima kunci secara simbolis usai rumahya dibedah menjadi layak huni oleh Kodim 1201/Mph di Desa Sungai Burung, Kecamatan Segedong, Selasa (10/11/2020) pagi.

Mempawah (Suara Kalbar)- Hari Pahlawan 10 November 2020, menjadi momen yang spesial bagi Bayu Suherman, serta Arif Sugianto, bocah yang lahir tanpa anus di Gang Nelayan RT 001/RW 001, Desa Sungai Burung, Kecamatan Segedong.

Itu setelah personel Kodim 1201/Mph berhasil menyelesaikan bedah rumahnya. Dan bertepatan dengan Hari Pahlawan, prosesi penyerahan kunci pun digelar tadi pagi, Senin (10/11/2020). 

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Mempawah, Erlina, Dandim 1201/Mempawah, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, jajaran Forkopimda Mempawah, Camat Segedong, Iskandar, para perwira Kodim Mempawah, Forkopimcam Segedong, Pemdes Sungai Burung serta tokoh masyarakat dan agama setempat.

Dandim 1201/Mempawah, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, mengatakan, kegiatan bedah rumah Bayu Suherman dan Arif Sugianto ini diselenggarakan sebagai wujud nyata pengabdian TNI untuk rakyat. 

Untuk penanggung jawab lapangan proses bedah rumah ini, tambah Dandim, dipercayakan kepada Danramil 1201-01 Jongkat-Segedong, Kapten Arm Buntoro. 

“Dalam kegiatan ini, Danramil turut melibatkan masyarakat setempat dan juga Bhabinkamtibmas Desa Sungai Burung. Alhamdulillah, rumah Arif Sugianto dan keluarga kini layak huni,” jelas Agung, sapaan akrabnya. 

Menurut Dandim, saat ini Arif Sugianto tinggal berdua dengan abangnya, Bayu Suherman, yang bekerja sebagai nelayan. Dengan penghasilan tak menentu, kehidupan Arif dan Bayu cukup memprihatinkan. 

Apalagi saat Danramil Buntoro beranjangsana di kediamannya beberapa waktu lalu, terungkap kondisi rumah Arif dan Bayu yang ternyata jauh dari layak. Jika air pasang, maka sebagian lantai rumah akan tergenang. 

“Nah berawal dari keprihatinan itu lah, juga sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat tidak mampu, kami memutuskan untuk membedah rumahnya,” kata Dandim.

Saat rumahnya mulai dibedah, Bayu dan Arif sempat menangis terharu. Mereka tak menyangka begitu besar kepedulian Kodim 1201/Mem pawah terhadap mereka. 

“Rasanya seperti mimpi ketika pak tentara ramai-ramai membedah rumah kami. Hanya Allah Taala yang bisa membalas kebaikan Pak Dandim, pak Danramil dan seluruh personel Kodim Mempawah ini,” ucap Bayu seraya menyeka air mata. 

Saat penyerahan kunci berlangsung, Bupati Erlina turut menyapa Bayu Suherman sekeluarga dan mengaku bangga atas bakti TNI dari Kodim 1201/Mph, yang telah membedah rumah warga tidak mampu tersebut. 

“Mewakili Pemerintah Kabupaten Mempawah, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kepedulian TNI dan Kodim 1201/Mph yang telah membedah rumah Bayu Suherman dan Arif Sugianto sehingga menjadi layak huni,” ujar Erlina. 

Penulis : Dian Sastra


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini