Banyak Pengusaha Hotel 'Bandel' Tak Patuh Prokes, Sutarmidji: Manas-manas Saye Tutup Nanti

Editor : Dina Prihatini Wardoyo

Gubernur Kalbar Sutarmidji

Pontianak
(Suara Kalbar) - Data Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, per 21 November 2020 total kasus terkonfirmasi Covid-19,mencapai 2.231 orang, kasus sembuh sebanyak 1.620 orang (72,61%) dan meninggal 22 orang.

Melihat angka tersebut Gubernur Kalbar Sutarmidji mengakui jika beberapa kawasan tempat hiburan termasuk warung kopi dan terutama kawasan perhotelan menjadi salah satu kawasan yang belum patuh akan protokol kesehatan.

"Masih banyak pengusaha hotel yang bandel, setelah dibuka lalu seenak-enaknya. Nanti manas-manas saye tutup baru tau," ungkapnya kepada wartawan usai silaturahim bersama Staf Khusus Presiden RI Aminudin Ma'ruf di Pendopo Kalbar, kemarin.

Dijelaskan orang nomor satu di Bumi Khatulistiwa itu bahwa ia memberikan peringatan kepada seluruh pengusaha perhotelan yang menjalankan usaha tanpa memperhatikan protokol kesehatan.

"Tidak memperhatikan sama sekali prokes yang sesuai protap. Tidak sesuai, makanya saya bilang kalau usahanya mau lancar tetap harus memperhatikan Prokes," katanya.

Iapun berharap kepada seluruh pengusaha hotel termasuk pengusaha warkop yang banyak menimbulkan kerumunan warga tetap harus memperhatikan prokes.

"Benar itu Pak Walikota yang menyarankan undangan menggunakan nasi kotak. Dan jamnya dibatasi misal satu jam ratusan yang datang sehingga semua aman," tuturnya.

Mantan Walikota dua periode inipun menambahkan bahwa himbauan patuh terhadap protokol kesehatan harus diterapkan disemua lini sehingga Kalbar bisa menuju zona hijau agar semua bidang dapat berjalan seperti sedia kala.

"Jangan seenaknya, jangan lagi bilang tidak percaya, semua pengusaha termasuk pengusaha perhotelan untuk tetap melaksanakan prokes yang sesuai yang standar. Jangan ada lagi korban Covid-19,karena kita tak patuh pada prokes," pungkasnya.


Penulis : Pri

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini