Ahmad Yani: Debat Publik di Jakarta Sesuai PKPU Tentang Pemilihan Masa Pandemi Covid-19

Editor : Dina Prihatini Wardoyo

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas Hulu, Ahmad Yani

Kapuas Hulu
(Suara Kalbar) - Beberapa masyarakat Kapuas Hulu mempertanyakan tentang lokasi debat publik terbuka Pasangan Calon (Paslon), yang akan diselenggarakan di luar daerah bahkan di luar Provinsi, yakni di Jakarta, dimana dinilai tidak tepat dimasa Pandemi Covid-19 saat ini karena dianggap memiliki resiko tinggi terpapar Covid-19 terhadap Pasangan Calon (Paslon) maupun penyelenggara dan tim yang akan ikut serta dalam debat tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas Hulu, Ahmad Yani, mengatakan, hal tersebut sesuai dengan yang diatur di pasal 59 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 13 tahun 2020 tentang Pemilihan dimasa pandemi, bahwa debat publik dilaksanakan di studio lembaga penyiaran publik atau lembaga penyiaran swasta atau di tempat lain, yang disiarkan secara langsung.

"Terkait pelaksanaan debat publik terbuka, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu tahun 2020, yang akan dilaksanakan pada Jumat, 20 November 2020 mendatang, di menara Kompas TV Jakarta, KPU Kabupaten/Kota dapat melaksanakan debat publik paling banyak 3 (tiga) kali selama masa kampanye. Namun, kami telah putuskan untuk pelaksanaan debat hanya dilakukan satu kali selama masa kampanye," ujar Ahmad Yani, melalui keterangan tertulisnya kepada Wartawan.

Dijelaskan Yani, dikarenakan debat telah diputuskan hanya dilaksanakan satu kali selama masa kampanye, maka pihaknya bertujuan ingin memberikan yang terbaik kepada masyarakat Kapuas Hulu, dengan menghadirkan debat publik Paslon yang dapat disaksikan secara langsung dari kediaman masing-masing melalui televisi di waktu paripurna.

"Masyarakat Kapuas Hulu dapat menyaksikan debat secara langsung nantinya melalui televisi yakni pada pukul 19.00 hingga 21.00 WIB, dan bukan hanya masyarakat Kapuas Hulu saja yang bisa menyaksikannya, namun juga masyarakat Kalimantan Barat dan Indonesia pada umumnya, karena disiarkan langsung oleh Kompas TV Nasional," jelas Yani.

Jadi, lanjut Yani, melalui panggung debat publik itu nantinya, masyarakat Pemilih bisa menilai kapasitas dan kapabilitas Paslon dan menjadi bahan pertimbangan sebelum memilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Rabu, 9 Desember 2020 mendatang.

"Peserta debat dibatasi jumlahnya yakni Pasangan Calon (dua orang), perwakilan Bawaslu (dua orang), tim kampanye (empat orang) dan anggota KPU Kabupaten (lima orang), dengan menerapkan protokol kesehatan. Dimana semua Paslon menyatakan siap untuk mengikuti debat publik antar pasangan calon," terang Yani.

Yani berharap, melalui debat publik tersebut nantinya, Paslon dapat memberikan kemampuan terbaik mereka, untuk menarik simpatik pemilih dengan visi, misi dan program yang terukur dan solutif. 

"Yang paling penting yakni semua visi, misi dan program dari Paslon itu dapat diwujudkan oleh Paslon untuk membangun Kapuas Hulu yang berkelanjutan apabila mereka terpilih nantinya," ungkap Ahmad Yani. 


Penulis :Noto

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini