44 Penguna Jalan di Jungkat Ditegur Lisan dan Diberi Masker

Editor : Dina Prihatini Wardoyo

Wakapolsek Siantan, Polres Mempawah, Ipda Erry Nurnahar, mengedukasi pengendara roda dua yang tak mengenakan masker untuk mencegah Covid-19 dan helm sebagai sarana keselamatan di jalan raya.

Mempawah
(Suara Kalbar) - Polsek Siantan, Polres Mempawah, seakan tak pernah berhenti untuk mengingatkan masyarakat agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19. 

Pada Kamis (5/11/2020), sebanyak 44 pengguna jalan dan warga yang melintas di depan Mapolsek Siantan, diberikan teguran dan edukasi. Kerennya, warga yang terjaring ini, turut mendapat hadiah masker. 

Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono, mengatakan, Operasi Yustisi Protokol Kesehatan ini digelar dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat agar tak lalai dengan disiplin 3M.

“Kita lihat ada sejumlah masyarakat yang mulai mengendorkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Jadi operasi ini kita gelar untuk menggelorakan kembali disiplin 3M,” ungkap Rahmad Kartono. 

Disiplin 3M dimaksud adalah mengenakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir. 

Dalam operasi itu, personel Polsek Siantan yang dipimpin Rahmad Kartono secara humanis menghentikan kendaraan yang melintas. 

Pengguna jalan roda dua belas, roda enam, roda empat dan roda dua yang tak mengenakan masker, lantas didata, diberikan teguran lisan dan diingatkan soal bahaya Covid-19. 

Begitu pula dengan pengendara roda dua yang tak mengenakan helm, Rahmad Kartono mengingatkan agar mematuhi aturan lalu lintas. 

“Mereka yang terjaring juga kita hadiahkan masker, sebagai simbol agar masyarakat dan pengguna jalan selalu mengedepankan disiplin 3M saat berada di luar rumah. Sebab kita tak tahu kapan pandemi ini akan berakhir,” ujarnya. 

Selain itu, tambah Rahmad Kartono, personel Polsek Siantan juga mengingatkan pengguna jalan agar berhati-hati dalam berkendara. Jika lelah atau mengantuk, diminta untuk beristirahat sebelum hal yang tak diinginkan terjadi. 


Penulis : Dian Sastra/adv

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini