Toga dan Masyarakat Sintang Sepakat Tolak Politisasi dan SARA di Pilkada 2020

Editor : Suhendra Yusri
Komunitas tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Sintang menggelar deklarasi damai mendukung suksesnya Pilkada Sintang dan menolak politisasi SARA, tolak hoax dan mendukung protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang di gelar di Jalan PKPK Mujahidin Sintang, Rabu (14/10/2020).

Sintang (Suara Kalbar) - Komunitas tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Sintang, Kalimantan barat, melakukan deklarasi damai mendukung suksesnya Pilkada Sintang dan menolak politisasi SARA, tolak hoax dan mendukung protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang digelar di Jalan PKPK Mujahidin Sintang, Rabu (14/10/2020).

Isi dari deklarasi damai tersebut adalah para tokoh agama dan masyarakat Kabupaten Sintang mendukung pelaksanaan Pilkada yang damai tanpa adanya penggunaan SARA.

Menolak segala bentuk tindakan anarkis dan premanisme, mendukung sikap tegas kepolisian melakukan penegakan hukum atas setiap pelanggaran, juga mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Sintang untuk tidak mudah terprovokasi terhadap adanya berita bohong atau hoax dan adu domba yang berpotensi menimbulkan perepecahan ditengah masyarakat Kabupaten Sintang.

Selain itu para tokoh masyarakat dan agama juga mengimbau masyarakat Kabupaten Sintang untuk mendukung pemerintah dalam penanggulangan penyebaran Covid-19, serta mengimbau kepada seluruh komponen masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan dalam setiap kegiatan kampanye dan kegiatan sehari-hari.

Kegiatan ini di inisiasi oleh para tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk menciptakan Pilkada yang aman dan kondusif serta sehat terbebas dari Covid-19. 

“Kegiatan ini merupakan inisiatif dan kepedulian para tokoh masyarakat dan agama terhadap keamanan dan kondusifitas di kabupaten Sintang. karena dalam beberapa hari terkhir situasi politik di Kabupaten Sintang mulai memanas karena sebaran berita Hoax dan memprovokasi masyarakat,” ujar Ahmad Kahfi LC selaku panitia pelaksana kegiatan.

Ahmad Kahfi menjelaskan bahwasanya deklarasi ini merupakan komitmen bersama para tokoh masyarakt dan tokoh agama.

“Melalui komitmen para tokoh masyarakat dan tokoh agama ini kami berharap masyarakat kabupaten sintang dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh bentuk gangguan apapun. Apalagi ditengah pandemi Covid-19 ini, diharapkan masyarakat dapat membantu pemerintah untuk mencegah dan menangani pandemi Covid-19 yang terus meluas,” terangnya.


Penulis  : Yapi Ramadhan


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini