Tipikor Pampilgub Masuk Tahap Dua

Editor : Suhendra Yusri
Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau, Tengku Firdaus

Sanggau (Suara Kalbar)- Kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan dana pengamanan Pilkada Gubernur Kalimantan Barat di Kabupaten Sanggau tahun 2018 sudah masuk tahap dua.

Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau, Tengku Firdaus membenarkan adanya tahap dua pada kasus tersebut dengan tersangka berinisial RK.

"Iya, pada 22 Oktober 2020 bertempat di Kejati Kalbar telah dilaksanakan tahap dua atau serah terima tanggung jawab terhadap tersangka dan barang bukti atasnama RK dalam perkara tindak pidana korupsi terkait dana  pengaman pilkada di Sanggau," ujarnya, kemarin.

Tahap dua, lanjut dia, dari penyidik di Mabes Polri kepada jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Mengingat locus delicti (tempat kejadian perkara) berada di Kabupaten Sanggau, maka segala administrasi terkait penuntutan perkara dimaksud tercantum dalam register pada Kejari Sanggau.

Selanjutnya, kata Tengku, Kajari Sanggau menerbitkan Surat Perintah Penunjukkan Jaksa Penuntut Umum (P.16A) berjumlah 19 orang terdiri dari jaksa pada Kejari Sanggau, Kejati Kalbar dan Kejagung RI sebanyak 17 orang.

"Berdasarkan audit yang dilakukan oleh ahli, jumlah kerugian negara yang ditimbulkan akibat perbuatan RK adalah senilai Rp 3 miliar. Ada sedikitnya 113 saksi diperiksa dalam berkas perkara ini," katanya.

Tengku Firdaus menginformasikan bahwa tersangka RK dilakukan penahanan dan dititipkan di Tahanan Polda Kalbar. 

"Untuk dua puluh hari kedepan sampai dengan perkara tersebut dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Pontianak,"ujar Tengku.

Penulis  : Darmansyah


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini