Terkait Omnibus Law Cipta Kerja, Fokmas Kunjungi DPRD Kabupaten Sekadau

Editor : Dina Prihatini Wardoyo

Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Sekadau (Fokmas) melakukan kunjungan sekaligus berdiskusi terkait UU Omnibus Law Cipta Kerja

Sekadau
(Suara Kalbar) - Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Sekadau (Fokmas) melakukan kunjungan sekaligus berdiskusi terkait UU Omnibus Law Cipta Kerja yang akhir-akhir ini memicu aksi besar-besaran Mahasiswa, Buruh serta beberapa elemen Masyarakat seluruh Indonesia dengan Anggota DPRD Sekadau, Jumat (9/10/2020) mulai pukul 10.00 Wib.

Dalam pertemuan tersebut membahas terkait isu-isu yang beredar mengenai pasal-pasal yang di anggap bermasalah setelah di sahkan nya Omnibus Law Cipta kerja menjadi UU Cipta Kerja beberapa waktu lalu.

Ketua DPRD Sekadau, Radius Effendy menyatakan sangat senang melihat para mahasiswa khususnya mahasiswa Kabupaten Sekadau memiliki kesigapan terkait isu yang mencuat dan hangat saat ini, apalagi ketika berbicara terkait RUU Cipta Kerja sangatlah luas dan harus melakukan kajian secara mendalam.

"Sebagai Mahasiswa memang harus tanggap terhadap isu-isu yang beredar, termasuk UU Cipta Kerja yang sudah di sahkan dan menimbulkan aksi dibeberapa wilayah. Adanya UU ini bagi kami di daerah sangat tepat untuk penciptaan lapangan kerja," ujar Radius Effendy, Ketua DPRD Sekadau dari Fraksi PDIP.

Ketua Dewan mengapresiasi Fokmas Sekadau karena tidak melakukan aksi dijalanan atas nama organisasi terkait UU ini. Menurutnya dengan konsisi Negara yang sedang dilanda pandemi Covid-19, langkah-langkah diskusi dan pertemuan seperti ini memang sebuah jalur yang semestinya dilakukan. 

Radius berpesan kepada para Mahasiswa sebagai kaum terpelajar sebelum memberikan sebuah tanggapan atas isu - isu yang ada, termasuk UU Cipta Kerja, ada baiknya terlebih dahulu untuk mencermati, membaca dan menelaah sebuah masalah, jangan sampai termakan isu tidak benar atau hoaks.

"Ya tentu sebagai kaum terpelajar jangan sampai mudah termakan hoaks, kalau bisa seluruh isi UU Cipta Kerja dibaca dan dianalisis baru mengambil sebuah sikap," sebutnya saat menerima kunjungan pengurus Fokmas.

Ketum Fokmas, Rahmat Hidayah dalam penyampaiannya kepada ketua dan anggota DPRD Sekadau menyebutkan bahwa Omnibus Law Cipta Kerja ini adalah sebuah pembelajaran untuk melatih kepekaan dan pola pikir yang kritis seorang Mahasiswa dengan argumen serta penyampaian aspirasi yang cerdas tanpa meninggalkan nilai-nilai moral serta etika dalam menyampaikan pendapat.

"Terkait pertemuan ini kami bermaksud mendengarkan dan meminta penjelasan langsung kepada anggota DPRD Sekadau apa yang sesungguhnya menjadi point krusial sehingga menimbulkan gejolak di masyarakat, jika memang UU ini memberatkan masyarakat maka perlu adanya revisi," ungkapnya.

Lanjutnya, sebagai Mahasiswa dan masyarakat Sekadau tentu aksi yang terjadi menjadi sebuah perhatian besar terutama di daerah. Maka dengan adanya pertemuan ini mendapatkan sebuah penjelasan terkait point krusial serta hoaks yang menjadi pemicu aksi besar di masyarakat.

Selain disambut ketua DPRD Sekadau Radius Effendy, hadir juga dalam pertemuan itu anggota DPRD dari Fraksi Hanura Liri Muri dan Lorensius Ardi Wiranata dari Fraksi Perindo.



Penulis : Tambong Sudiyono

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini