'Teselet' Antara Mahasiswa, Kapolres dan Dandim Puji Aksi Damai GETOL

Editor : Redaksi II


Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga dan Dandim 1201/Mph, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, berdiri "teselet" diantara mahasiswa dan pemuda yang menggelar aksi damai di DPRD Mempawah.Foto: Dians Sastra.

Mempawah (Suara Kalbar)-Gerakan Tolak Omnibus Law (GETOL) di Gedung DPRD Mempawah menyisakan kisah menarik, Jumat (9/10/2020) sore. 

Yakni, bagaimana Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, dan Dandim 1201/Mph, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, rela berdiri “teselet” diantara ratusan mahasiswa untuk ikut mendengarkan orasi aksi damai. 

Sesekali, Tulus Sinaga dan Dwi Agung Prihanto yang mengenakan masker standar protokol kesehatan, tampak harus meminggirkan diri ketika ada mahasiswa atau pemuda yang hendak melewati kerumunan massa. 

“Saya bangga dengan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Mempawah Bersatu ini. Aksi damai yang mereka gelar di DPRD benar-benar tertib dan ini perlu diapresiasi,” ujar Kapolres seraya tersenyum. 

Sejak awal, tambah dia, Polres Mempawah dan Kodim 1201/Mph telah memprediksi bahwa aksi damai ini akan berlangsung damai, tanpa aksi anarkis. 

“Meski kami mengerahkan 90 personel Polres Mempawah dan 30 orang dari Kodim, itu sebagai bentuk antisipasi saja. Protap pengamanan. Tapi saya benar-benar yakin adik-adik mahasiswa dan pemuda Mempawah akan tertib,” puji Tulus Sinaga. 

Senada dengan itu, Dandim Dwi Agung Prihanto, juga mengatakan mengapresiasi aksi damai Aliansi Pemuda Mempawah Bersatu ini. 


“Seperti ini aksi damai yang patut dijadikan contoh. Meski kalimat yang disampaikan berapi-api, tapi berlangsung tertib, rapi, kalimat-kalimatnya sopan dan tak lupa mengenakan masker. Saya apresiasi ya,” imbuh Dandim. 


Penulis : Dian Sastra

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini