Sosok Pemimpin Besar, Opu Daeng Menambon Mesti Dijadikan Teladan

Editor : Suhendra Yusri
Haul Akbar Opu Daeng Menambon ke-257 yang digelar DPD PFKPM Kabupaten Mempawah, Senin (12/10/2020) malam.

Mempawah (Suara Kalbar)-Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu (PFKPM) Kabupaten Mempawah menyelenggarakan kegiatan Haul Akbar Opu Daeng Menambon ke-257, Senin (12/10/2020) malam. 

Dipusatkan di Balai Kerja DPD PFKPM Mempawah, Kelurahan Tengah, Kecamatan Mempawah Hilir, kegiatan tersebut dihadiri seratusan orang dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kegiatan Haul Akbar dengan mengusung tema “Menjunjung Marwah, Menjage adat, Menjempot Tuah” tersebut diselenggarakan DPD PFKPM dalam rangka peringatan Robo’-Robo’ yang rutin dilaksanakan masyarakat Kabupaten Mempawah. 

Tak hanya itu, haul juga menjadi ajang silaturrahmi antara masyarakat dengan pemerintah daerah, jajaran forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, maupun tokoh pemuda. 

Ketua DPD PFKPM Mempawah, M. Husni Thamrien, menegaskan, sudah menjadi kewajiban pihaknya melestarikan nilai-nilai leluhur dan budaya serta agama, salah satunya adalah Haul Opu Daeng Menambon. 

“Opu Daeng Menambon merupakan sosok yang luar biasa. Karena itu, kita harus menjadikannya sebagai teladan,” katanya.

Ia menuturkan kehadiran Opu Daeng Menambon telah menjadikan cikal bakal berdirinya Kabupaten Mempawah sekaligus penyebaran Islam di Kalimantan Barat. 

“Beliau bersama Habib Husin Alqadrie telah menyebarkan Islam. Oleh sebab itu Haul Opu Daeng Menambon ini merupakan wujud kecintaan kita kepada beliau, serta para leluhur yang telah mendahului kita,” jelasnya.

Selain itu, imbuh Thamrien, Opu Daeng Menambon sejak ratusan tahun yang lalu sudah mengajarkan kepada anak cucunya tentang Bhineka Tunggal Ika, sehingga kearifan lokal seperti even budaya Robo’-Robo’ menjadi perekat persatuan dan kesatuan bagi masyarakat Kabupaten Mempawah saat ini.

“NKRI menjadi harga mati yang mesti dijaga oleh kita semua, jangan kita mau diadu domba, dipecah belah oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Karena perdamaian itu merupakan harga yang mahal dan harus dijaga, sehingga mudah-mudahan Allah SWT selalu merahmati kita semua”, ucap dia.

Sementara itu, Asisten Ekonomi, Kesra dan Pembangunan Setda Mempawah, Rohmat Effendi, yang mewakili Bupati dan Wakil Bupati Mempawah, dalam kesempatan itu, menilai Opu Daeng Menambon sebagai sosok yang mengilhami berbagai pembangunan dan kemajuan di Kabupaten Mempawah.

“Di masa kepemimpinannya, Opu Daeng Menambon menjadikan masyarakatnya sejahtera setara dengan kerajaan lain ketika itu. Oleh karena itu, kita harus bangga ada pemimpin besar yang pernah hadir dan membangun Mempawah,” katanya.

Lebih lanjut, Rohmat menyebut ada tiga hal besar yang patut dicontoh dari sosok Opu Daeng Menambon. Pertama sebagai orang pemimpin yang selalu mengayomi masyarakatnya. 

Kedua, sosok yang gigih dalam menyebarkan Islam. Dan ketiga, menjadi sosok yang menjunjung tinggi toleransi antar adat, budaya dan agama.

“Mari kita teladani kepemimpinan Opu Daeng Menambon, baik sebagai kepala pemerintahan atau raja maupun sebagai penyebar Islam. Serta warisi kebaikan-kebaikan beliau semasa hidup agar dapat dilaksanakan generasi-generasi muda saat ini,” imbuh dia. 

Penulis : Dian Sastra


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini