Solidaritas Anak Kolong, Pemulung Mempawah Menangis Diberi Sepeda Engkol

Editor : Suhendra Yusri
Hamdan, pemulung di Mempawah, terharu mendapat bantuan sepeda dan sembako dari rekan-rekannya sesama Anak Kolong Kodim 1201/Mph, Sabtu (17/10/2020).

Mempawah (Suara Kalbar)-Hamdan (50), seorang pemulung di Kota Mempawah, menangis haru ketika mendapat bantuan sepeda dan sembako dari rekan-rekannya sesama Anak Kolong Kodim 1201/Mempawah, Sabtu (17/10/2020). 

Penyerahan bantuan sepeda dan sembako untuk Hamdan ini, berlangsung di Taman Bestari Mempawah dalam suasana penuh keharuan dan juga kebersamaan. 

Suwarni, Sekretaris Forum Keluarga Besar Anak Kolong (FKB-Ankol) Kodim 1201/Mempawah, kepada suarakalbar.co.id, menjelaskan, pemberian bantuan sepeda dan sembako didasari keprihatinan para Anak Kolong yang melihat Hamdan selalu berjalan kaki saat memungut barang-barang bekas. 

“Kami melihat Hamdan selalu berjalan kaki saat memulung. Ketika kami tanya sepeda motornya, ternyata telah lama rusak dan ia tak punya uang untuk memperbaiki. Karena itu lah, saya dan rekan-rekan di FKB-Ankol sepakat untuk membelikannya sepeda,” ujar Suwarni. 

Hamdan, tambahnya, adalah salah seorang anak purnawirawan TNI-AD. Lantaran kehidupannya yang memprihatinkan, Hamdan hingga kini masih melajang. Sehari-hari ia hidup dari bekerja sebagai pemulung. 

Suwarni lantas menggelar rapat kecil antar sesama Anak Kolong Mempawah. Lewat proses patungan dana, FKB-Ankol berhasil membelikannya sepeda dan sisa uangnya diberikan dalam bentuk sembako.

Hamdan yang diberi kejutan sepeda, nyaris tak bisa berkata-kata. Seraya menyeka air mata, terucap lirih rasa terima kasih karena rekan-rekannya sesama Anak Kolong begitu peduli terhadap kehidupan dirinya. 

Forum Keluarga Besar Anak Kolong (FKB-Ankol) Kodim 1201/Mph, sebenarnya telah lama terbentuk. Namun karena belum melaksanakan musyawarah cabang dan belum pula berbahan hukum, maka kepengurusan masih bersifat sementara. 

Apalagi, saat ini situasi daerah yang masih dilanda pandemi Covid-19, maka komunikasi antar anggota dilakukan via grup Whatsapp. 

“Insya Allah, jika pandemi telah berakhir, kami akan menggelar reuni sesama keluarga besar Ankol di Kabupaten Mempawah, sekaligus melaksanakan musyawarah cabang untuk menyusun kepengurusan,” jelas Suwarni. 

Akan halnya keanggotaan Ankol, tidak saja terdiri atas putra-putri purnawirawan TNI yang tinggal di asrama Kodim lama, tapi juga masyarakat di sekitar asrama, karena pergaulan semasa kecil dulu. 

Dua dari anggota FKB-Ankol yang kini menjadi pejabat daerah adalah Ria Norsan, Wakil Gubernur Kalimantan Barat dan juga Ria Mulyadi, Ketua DPRD Mempawah. 

Penulis : Dian Sastra


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini