Singkawang Raih WTP LKPD Tahun 2019 dari Kemenkeu RI

Editor : Suhendra Yusri
Kepala Kantor Wilayah Ditjend Perbendaharaan Provinsi Kalbar, Edih Mulyadi menyerahkan penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) LKPD Tahun 2019 dari Kementrian Keuangan RI kepada Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie di Kantor Wali Kota Singkawang, Selasa (13/10/2020) malam.

Singkawang (Suara Kalbar)- Kota Singkawang meraih penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) LKPD Tahun 2019 dari Kementrian Keuangan RI kepada Pemerintah Kota Singkawang. Penyerahan langsung diserahkan dari Kepala Kantor Wilayah Ditjend Perbendaharaan Provinsi Kalbar, Edih Mulyadi kepada Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie di Kantor Wali Kota Singkawang, Selasa (13/10/2020) malam.

“Capaian WTP Kota Singkawang  tiga tahun berturut-turut, dan kita bersyukur tiga tahun berturut-turut  WTP dan membersihkan beberapa catatan,” ujar Kepala Kantor Wilayah Ditjend Perbendaharaan Provinsi Kalbar, Edih Mulyadi.

Catatan tersebut, kata Edih, diantaranya terkait dana BOS, dan terkait dengan penyampaian anggaran, dan volume pekerjaan yang belum diselesaikan.

“Mempertahankan itu lebih sulit dan kondisi 2020 ini lebih sulit atau extra ordinering, banyak relaksasi atau keringanan dalam pengelolaan anggaran. Kalau tidak disikapi secara hati-hati, maka berpotensi setidaknya mala administrasi. Cepat memang diperlukan tapi juga perlu kehati-hatian,” tegasnya.

Dia percaya Singkawang memiliki sistem yang baik setidaknya jangan sampai terjadi atau mengganggu integritas  di Kota Singkawang yang menyebabkan terjadi kecurangan disana-sini.

“WTP bukan segala-galanya tapi modal utama menunjukkan secara standar yang sudah memenuhi standar keuangan, tata kelola keuangan, bahwa kami sudah mengelola uang ini dengan cara yang benar,” jelasnya.

Dia menjelaskan dengan adanya WTP, maka tentu akan membuat para investor tertarik secara teorinya untuk berinvestasi di Kota Singkawang.

“Ini menjadi modal dasar, dan ada reward nominal yaitu dana intensif daerah yang tentunya bagi yang menang dalam perlombaan,” jelasnya.

Menurutnya, dana intensif daerah bukanlah hak tapi imbalan prestasi yang tentunya perlu bertanding atau lomba terlebih dahulu, dengan syarat tiga yaitu WTP, penetapan APBD tepat waktu, dan e-goverment yang tentunya persaingannya 400 an kabupaten/ kota.

“Juga 11 persyaratan yang harus dipenuhi, masing-masing nantinya dirangking kemudian dikluster,” katanya.

Ditempat yang sama, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan  laporan keuangan harus sesuai dengan aturan yang ada, sehingga bisa mendapat predikat WTP dan menyampaikan setinggi-tingginya penghargaan ini kepadanya pihak Pemkot Singkawang atas dorongan dan motivasinya, untuk mempertahankan prestasi yang didapat.

“Masih ada catatan kedepannya akan segera clear dan clean, menjadi modal kita untuk keluar dan tentunya orang ke Kota Singkawang akan pede lagi,” ujarnya.

Tjhai Chui Mie berharap semua pihak tetap semangat dan jangan pernah menyerah untuk mencapai prestasi sehingga Singkawang Hebat bisa diwujudkan. “Tim work yang solid bisa dicapai dengan baik,” katanya.

Penulis   : Tim Liputan





Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini