Serangan Jantung, Panit Intelkam Polsek Sungai Pinyuh Berpulang

Editor : Dina Prihatini Wardoyo


Mempawah
(Suara Kalbar) - Panit I Unit Intelkam Polsek Sungai Pinyuh, Polres Mempawah, Iptu Sahata Lombantoruan (43), meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak, Jumat (16/10/2020) pukul 07.00 WIB. 


Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, melalui Paur Humas, Bripka Susworo Putu Sastro, menjelaskan, sebelum meninggal dunia, mendiang Sahata Lombantoruan hendak berangkat kerja ke Polsek Sungai Pinyuh, sekitar pukul 06.00 WIB. 


“Saat berada di depan rumah, mendiang tiba-tiba merasakan sakit di bagian dada. Lalu oleh pihak keluarga dibawa ke RS Bhayangkara. Namun meski tim medis telah berusaha, Tuhan berkehendak lain,” kata Susworo. 


Satu jam menjalani perawatan intensif, Sahata dinyatakan meninggal dunia di ruang UGD RS Bhayangkara, tepatnya sekitar pukul 07.00 WIB.


“Mendiang Iptu Sahata Lombantoruan meninggalkan seorang istri dan tiga anak. Saat ini, jenazah sudah berada di rumah orangtuanya, Jalan Dr Soetomo, Kotabaru Pontianak,” ungkap Susworo lagi. 


Bagi wartawan suarakalbar.co.id, sosok Sahata adalah polisi yang baik, ramah namun tegas dalam menjalankan tugas. 


Ia beberapa kali pindah tugas di wilayah hukum Polres Mempawah. Yakni di Satuan Intelkam Polres Mempawah, Kanit Intel di Polsek Siantan, hingga terakhir sebagai Panit I Unit Intelkam Polsek Sungai Pinyuh. 


Hendra Mustafa, Ketua Yayasan Al-Hikmah Cabang Sungai Pinyuh, mengaku terkejut dengan kabar meninggalnya Sahata. 


“Mendiang Pak Sahata seorang petugas kepolisian yang ramah dan pandai bergaul. Sebagai seorang personel intelijen, ia pintar menggalang komunikasi dan koordinasi dengan kami dalam upaya pencegahan gerakan radikalisme,” kata Hendra.


Karenanya, Hendra mengaku sangat kehilangan. Ia mendoakan Sahata dapat beristirahat dengan damai selamanya, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. 


Penulis : Dian Sastra

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini