Satu Perawat Meninggal Akibat Covid-19, Walikota Pontianak Haturkan Duka Mendalam

Editor : Dina Prihatini Wardoyo

Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono

Pontianak
(Suara Kalbar) - Satu perawat yang bertugas di ruang ICU RS Universitas Tanjungpura meninggal terpapar covid-19 menjadi sorotan banyak pihak.


Ucapan duka juga dihaturkan Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono saat dihubungi suarakalbar.co.id.


"Saya mengucapkan duka mendalam terhadap keluarga almarhumah semoga diterima amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan tabah," ungkap Walikota Pontianak, Sabtu (17/10/2020).


Dijelaskan orang nomor satu di Kota Khatulistiwa ini bahwa sesuai dengan aturan yang ada maka dinas kesehatan telah melakukan tracing sebagaimana yang seharusnya dilakukan oleh pihak terkait.


"Tentu sesuai aturan tracing pasti dilakukan  mengingat almarhumah terkonfirmasi sehingga penekanan penyebaran virus bisa dilakukan," tuturnya.


Menurutnya dengan adanya kasus terkonfirmasi dari tenaga kesehatan ini maka mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dimanapun kapanpun berada.


"Mengingatkan kita bahwa virus ini nyata, sehingga kita jangan lengah untuk tetap menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," jelasnya.


Kepada masyarakat dan seluruh tenaga kesehatan yang ada, mantan Kadis PU Kota Pontianak inipun mengimbau untuk terus semangat disiplin dalam penerapan protokol kesehatan.


"Kepada masyarakat tak berhenti terus saya himbau menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin. Dan untuk tenaga kesehatan kepada para dokter perawat dan semua untuk terus semangat menjalankan tugas mulia dan semoga selalu diberikan kesehatan dan keselamatan," pungkasnya.


Penulis : Yapi Ramadhan/adv

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini