Sampaikan Pendapat, Anggota DPRD Kalbar Dilempari Botol Hingga Tanaman Oleh Pendemo Tolak Omnibus Law

Editor : Dina Prihatini Wardoyo

Demo Tolak Omnibus Law di DPRD Kalbar berlangsung Ricuh

Pontianak
(Suara Kalbar) - Hingga pukul 11.30 Wib, ribuan pendemo tolak Omnibus Law masih berada di Gedung DPRD Kalbar.

Mahasiswa bersama masyarakat yang melakukan demo di gedung DPRD Provinsi Kalimantan Barat berlangsung ricuh.

Sesaat sesudah para anggota Dewan menyetujui permintaan masyarakat untuk turun ke tengah lapangan, aparat keamanan langsung membuat barisan untuk mengamankan para anggota Dewan yang turun ke lapangan.

Namun ketika berjalan kebawah tangga menuju para pendemo, beberapa anggota Dewan dilempari oknum pendemo yang melemparkan botol-botol minuman dan tanaman-tanaman. 

Pantauan suarakalbar.co.id selain tanaman, tak pelak tanah hasil dari tanaman yang mereka cabut dari Halaman Gedung DPRD Kalbar ikut beterbangan sehingga mengenai anggota Dewan.

Sehingga keadaan menjadi ricuh dan para anggota Dewan diamankan naik keatas lagi.

Saat keadaan tak terkendali, salah satu perwakilan mahasiswa berteriak agar tidak melempar lagi dan tidak terprovokasi.

“Tolong kawan-kawan jangan anarkis. Jangan terprovokasi!,” ucap Ali dari HMI Fakultas Fisip Untan.

Setelah diteriakkan untuk tidak melakukan hal anarkhis, para pendemo sedikit mengikuti arahan meski teriakan dan orasi terus mereka lontarkan.


Penulis : Yapi Ramadhan

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini