Rutan Sanggau Musnahkan Barang Bukti Hasil Pengeledahan dari WBP

Editor : Suhendra Yusri
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, Suprobowati, Kepala Rutan Kelas II B Sanggau, Acip Rasidi dan pejabat lainya saat melakukan pemusnahan barang bukti hasil penggeledahan dari Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Selasa (20/10/2020).


Sanggau (Suara Kalbar)- Rutan Kelas II B Sanggau melakukan pemusnahan barang bukti hasil pengeledahan dari Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pemusnahan dilakukan di Rutan Sanggau dengan cara dibakar didalam drum pada Selasa (20/10/ 2020) Sore.

Hadir juga Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, Suprobowati, Kepala Rutan Kelas II B Sanggau, Acip Rasidi dan pejabat lainya.

Kepala Rutan Kelas II B Sanggau, Acip Rasidi menyampaikan bahwa sebanyak 205 unit barang bukti yang dimusnahkan yang terdiri dari Handphone baik android maupun yang biasa, kemudian juga botol parfum. Dikatakanya, ada beberapa yang dimusnahkan tersebut hasil sitaaan sebulan terakhir dan ada juga barang lain yang diamankan dari bulan Oktober tahun 2019.
"Jadi bukan kita tidak langsung melakukan pemusnahan tapi kita lakukan penyidikan dulu, apakah disitu dalam percakapan mereka mengandung unsur pidana seperti mungkin pesanan narkoba yang ingin dimasukan kedalam Rutan atau tidak,"katanya.

Dikatakanya, dari hasil penyidikan bahwa tidak ditemukan adanya unsur terkait itu. Dan pihaknya pun tetap sinergi bersama Polres Sanggau dan BNNK Sanggau, Apabila terdapat unsur-unsur yang melalui percakapan nomor yang tertera di Hp tersebut maka kita informasikan ke Polres dan BNN.

"Untuk pada hari ini pemusnahan barang bukti yang secara resmi diikuti Ibu Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Kalbar,"ujarnya.

Untuk itulah, Acip mengimbau kepada keluarga WBP agar selalu mengkedepankan komunikasi yang positif dan mecari informasi apa saja yang bisa diberikan kepada WBP.

"Jadi intinya semua kebutuhan mereka dari mulai bangun tidur sampai mereka tidur kembali sudah ditanggung oleh negara. Kita sudah siapkan untuk Video Call, Wartel khusus juga sudah. Jadi semua pelayanan sudah maksimal,"tegasnya.

Selain itu, Acip juga mengharapkan dukungan dari keluarga. dan  apabila ada petugas kami atau oknum yang mengatasnamakan petugas untuk mengurus segala sesuatu atau pelayanan di Rutan Sanggau itu harus ada biaya diharapkan agar diinformasikan.

"Dan nomor (yang bisa dihubungi-red) sudah kami tampilkan di depan Rutan, Jadi segera hubungi karena pelayanan di Rutan Sanggau itu semua nol Rupiah alias  gratis," pungkasnya. 

Penulis   :  rilis


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini