Robo'-Robo', Puluhan Pusaka Istana Amantubillah Mempawah "Dicuci" dengan Ritual Khusus

Editor : Suhendra Yusri
Puluhan pusaka berusia ratusan tahun milik Istana Amantubillah Mempawah, Senin (12/10/2020) sekitar 15.45 WIB

Mempawah (Suara Kalbar)-Puluhan pusaka berusia ratusan tahun milik Istana Amantubillah Mempawah, Senin (12/10/2020) sekitar pukul 15.45 WIB, dibawa ke Benteng Kota Batu, Kelurahan Pulau Pedalaman, Kecamatan Mempawah Timur untuk dicuci. 

Mencucinya juga tidak boleh sembarangan, tetapi harus melalui ritual khusus dan menggunakan bahan-bahan khusus pula. 

Prosesi upacara pencucian pusaka seperti pedang, tombak, keris serta meriam dimulai dengan pembacaan do'a. 

Usai doa kepada Allah Taala dipanjatkan, satu persatu senjata pusaka kemudian dicuci dan dibersihkan oleh pihak istana menggunakan air yang dicampur potongan jeruk nipis, bunga tujuh warna dan air mawar di dalam wadah khusus.

Secara perlahan, senjata dimasukkan satu-persatu ke dalam wadah air yang sudah dicampur bahan khusus tersebut. 

Mengingat senjata pusaka itu sudah berusia ratusan tahun, membersihkannya tentu harus dilakukan secara seksama dan penuh kehati-hatian, menggunakan potongan jeruk nipis dari atas ke bawah.

Prosesi pencucian pusaka yang dipimpin Gusti Chaeruddin ini merupakan rangkaian peringatan Robo'-Robo' tahun 2020 yang dilaksanakan sebelum Rabu terakhir di Bulan Safar setiap tahunnya. 

Selesai pencucian pusaka, pihak istana akan melaksanakan kegiatan haul atau tahlilan dan yasinan pada malam harinya.

Turut hadir menyaksikan ritual tersebut, Kapolsek Mempawah Timur, Ipda Ria Iskandar, Kasi Pariwisata Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Mempawah, Isnaini, para kerabat Istana Amantubilllah dan masyarakat setempat. 

Penulis : Dian Sastra


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini