Robo’-Robo’, Mohlis Saka Dapat Gelar Dato Panglime Istana Amantubillah

Editor : Suhendra Yusri
Mohlis Saka (kiri) bersama Pangeran Ratu Mardan Adijaya saat penganugerahan gelar kekerabatan Istana Amantubillah, Selasa (13/10/2020).

Mempawah (Suara Kalbar)- Aktivis muda Mempawah, Mohlis Saka, mendapatkan gelar kekerabatan Istana Amantubillah Mempawah oleh Yang Mulia Pangeran Ratu Mulawangsa Mardan Adijaya Kesuma Ibrahim, Selasa (13/10/2020) malam. 

Penganugerahan gelar yang berlangsung di Istana Amantubillah ini diberikan kepada beberapa tokoh pilihan dari berbagai lapisan dan latar belakang. 

Kepada suarakalbar.co.id, Mohlis Saka mengatakan, gelar kehormatan yang diberikan kepadanya merupakan amanah besar sebagai bentuk partisipasi dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah. 

“Gelar Dato Panglime ini menjadi corong edukasi bagi generasi penerusnya, bahwa jauh sebelum Kabupaten Mempawah ini berdiri, telah ada Kerajaan Mempawah yang merupakan cikal bakal daerah kita,” katanya. 

Atas perjuangan leluhur Kesultanan Amantubillah, tambah Mohlis Saka, maka semua warga Mempawah bisa menikmati daerah yang merdeka secara nyata. 

“Karenanya, sudah menjadi keharusan bagi kita untuk selalu menghormati dan menghargai raja-raja terdahulu maupun yang sekarang. Itu bukti kita adalah manusia yang beradat,” imbuh dia. 

Mengenai gelar yang direstui Pangeran Ratu Mardan Adijaya, dikatakan Mohlis, telah menjadi cambuk agar dirinya tetap istiqamah dalam melakukan hal-hal bermanfaat bagi masyarakat maupun Istana Amantubillah. 

“Dan saya juga memohon agar selalu dinasehati dan dibimbing. Jika ada yang kurang tepat dalam mengemban amanah, saya juga hendaknya diberikan teguran oleh Pangeran Ratu Mardan Adijaya,” tutup Sekretaris Laskar Pemuda Melayu (LPM) Mempawah ini. 

Penulis : Dian Sastra


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini