Polisi Belum Temukan Identitas Mayat di Pelabuhan Seng Hie

Editor : Suhendra Yusri
Petugas masih berusaha melakukan identifikasi mayat laki-laki yang ditemukan warga di Sungai Kapuas, tepatnya di depan Pelabuhan Seng Hie, Kamis (1/10/2020).

Pontianak (Suara Kalbar) – Pihak kepolisian masih menelusuri identitas mayat laki-laki yang ditemukan warga di Sungai Kapuas tepatnya di depan Pelabuhan Seng Hie Pontianak pada Kamis (1/10/2020).

“Diperkirakan pada pukul 15.00, kami mendapat laporan dari warga bahwa seorang yang membaha perahu atas nama pak Muhammad menemukan sesosok pria yang diperkirakan sudah meninggal dunia hanyut di Sungai Kapuas sehingga saksi pada saat itu membawa jenazah tersebut ke pinggir,” ujar Kapolresta Kota Pontianak melalui Kapolsek Pontianak Selatan AKP Sigal Hasibuan.

Dia menjelaskan, setelah dilakukan penyelidikan tahap awal oleh Identifikasi Polresta Kota Pontianak, tim belum dapat menemukan data mengenai mayat pria tersebut.

“Setelah kami datang ke TKP bersama dengan Identifikasi Polresta dan Polairud tadi sudah melaksanakan pekerjaannya . Namun kondisi jenazah sudah mulai rusak jadi untuk data kami masih sampai saat ini belum kami dapatkan. Namun Tim Identifikasi masih bekerja untuk untuk mencari data korban tersebut,” jelasnya.

Pada mayat tersebut, kata Sigal Hasibuan,  Tim Identifikasi Polresta Kota Pontianak sementara tidak menemukan bekas luka pada tubuh korban. Namun, jenazah korban sudah mulai membusuk karena diperkirakan sudah 3 hari mengambang di Sungai Kapuas.

“Tadi kami koordinasi dengan Identifikasi Polresta Pontianak Kota,untuk jenazah sampai saat ini sementara tidak ada ditemukan bekas-bekas luka. Jadi kondisi mayat sudah melunak ataupun beberapa bagian kulit di badan sudah terkelupas dikarenakan sudah terendam air diperkirakan sudah 3 hari,” katanya.

Sigal Hasibuan menyampaikan ciri-ciri korban yakni menggunakan kaos oblong polos berwarna biru dan celana jeans biru.

“Untuk ciri-ciri korban menggunakan baju biru kaos oblong polos dan menggunakan celana jeans biru. Untuk di badan jenazah tidak kita temukan juga apakah ciri-ciri khusus seperti tato tidak kami temukan,”katanya.

Untuk saat ini, jenazah pria tersebut dibawah ke RSUD Dr Soedarso untuk dilakukan penyelidikan lebih dalam.

“Untuk saat ini korban akan kami bawa ke Rumah Sakit Soedarso dan kami juga akan menghubungi perangkat-perangkat desa ataupun masyarakat yang mungkin mengenali data jenazah,” tukasnya.

Penulis  : Yapi Ramadhan


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini