Polemik Pengadaan Mobil Dinas, Ini Jawaban Kabag Humas Mempawah

Editor : Eno

Rizal Multiadi, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Mempawah.

Mempawah
(Suara Kalbar)-Perbincangan hangat publik terkait pengadaan mobil dinas bupati di tengah pandemi Covid-19, dijawab lugas oleh Rizal Multiadi, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Mempawah, Sabtu (24/10/2020).

Kepada para awak media, Rizal, sapaan akrabnya, menjelaskan, penganggaran mobil dinas senilai Rp 800 juta – Rp 2 miliar itu telah melalui proses penganggaran antara eksekutif dan legislatif, serta telah disahkan dalam APBD Perubahan tahun 2020.

“Kalaupun mau dibelanjakan, tentunya ini menggunakan mekanisme prosuder yang sudah diatur," ungkap Rizal.

Sebenarnya, tambah dia, pengadaan mobil dinas telah dianggarkan dari tahun sebelumnya. Namun ketika itu, diputuskan ditunda oleh Bupati Mempawah, Erlina.

Penundaan itu, karena ada berapa proyeksi anggaran yang lebih urgen dan prioritas untuk kepentingan umum seperti halnya bidang infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.

Karenanya, pada tahun 2019 lalu itu, Pemkab Mempawah hanya menganggarkan kendaraan dinas wakil bupati dan dua wakil ketua DPRD Mempawah.

“Nah, di APBD perubahan 2020 kembali dianggarkan untuk bupati dan ketua DPRD. Insyaallah, dana tersebut tidak akan digunakan atau dibelanjakan untuk mobil dinas, karena kita sedang serius memutus rantai penyebaran covid-19," tegas Rizal.

Pun demikian, Rizal menegaskan lagi, selaku pejabat negara, kepala daerah wajib difasilitasi untuk kemudahan dan kelancaran dalam melaksanakan tugas-tugasnya, terutama sebagai penunjang operasional kegiatan di lapangan.

Tentunya ini juga harus sesuai dengan aturan-aturan yang ada. Jadi apa yang telah dianggarkan dalam APBD perubahan 2020, sebetulnya tidak menyalahi aturan. Itupun sudah diputuskan bersama para wakil rakyat di DPRD Mempawah.

“Jadi, jangan diplintir dengan menyebarkan persepsi yang keliru bahwa bupati yang mengatur segalanya, sehingga muncul opini-opini di masyarakat yang liar dan sangat merugikan Bupati Mempawah!" tegasnya.

Terkait anggaran tersebut akan dibelanjakan atau tidak, Rizal mengatakan, bupati akan sangat bijak memutuskanya. Apalagi di saat pandemi seperti sekarang ini.

"Jadi harapan kami, mari semua berfikir positif demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Mempawah," ujarnya.

Bupati Mempawah juga berkomitmen dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. Buktinya bantuan apa saja sudah disalurkan kepada masyarakat secara langsung. Baik itu bantuan yang berasal dari APBN maupun APBD.

“Bahkan bantuan pribadi dari ibu Bupati juga ada. Jadi kalau dikatakan ibu Bupati tidak berempati, itu tidak benar lah," tutup Rizal.

Penulis : Dian Sastra

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini