Pastor Kapelan Paroki Putussibau: Masyarakat Wajib Terapkan 4M

Editor : Dina Prihatini Wardoyo

Pastor Kapelan Paroki Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda Putussibau Blasius Lion, SMM

Kapuas Hulu
(Suara Kalbar) - Penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang di berlakukan oleh pihak Pemerintah guna memutus rantai penyebaran covid-19 di Kapuas Hulu dan terkhusus di wilayah Paroki Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, agar tetap di terapkan dan dipatuhi oleh semua umat dan masyarakat.


Pastor Kapelan Paroki Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda Putussibau Blasius Lion, SMM, menyampaikan bahwa penerapan protokol kesehatan di lingkungan paroki Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda Putussibau tetap di berlakukan baik pada saat melaksanakan Ibadat hari Minggu di gereja maupun saat pelayanan di luar gereja. 


"Dalam hal ini, masalah penerapan protokol kesehatan di dalam pelaksanaan ibadat tetap dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan wajib menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan membawa handsanitizer sendiri," kata Romo Bill, sapaan akrabnya kepada wartawan.


Selanjutnya ia mengimbau kepada semua umat dan masyarakat Kapuas Hulu untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang di berlakukan oleh pemerintah. 


"Saya selaku pastor yang bertugas di paroki Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda Putussibau menghimbau kepada seluruh umat dan secara umum kepada masyarakat kabupaten Kapuas hulu," jelasnya.


Iapun terus mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan covid-19 dengan wajib menggunakan masker jika keluar rumah, menjaga jarak atau menghindari kerumunan, dan mencuci tangan setelah dari luar rumah dan membawa handsanitizer sendiri.


Penulis : Okta/adv

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini