Masih Banyak Tak Percaya Covid-19, Sutarmidji: Jangan Agik Ngigau!

Editor : Dina Prihatini Wardoyo

Gubernur Kalbar, Sutarmidji

Pontianak
(Suara Kalbar) - Masih meningkatnya penyakit Covid-19 khususnya di Kalimantan Barat meski dari 1.451 kasus terkonfirmasi per 20 Oktober 2020, jumlah orang yang sembuh mencapai 1.255 kasus, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji terus mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.


Dari ribuan orang yang terkonfirmasi dan sembuh, dijelaskan orang nomor satu di Kalbar itu jika masih ada yang tidak percaya akan virus mematikan tersebut. Maka ia sangat menyayangkan hal itu.


"Jangan agik ngigau cari penyakit karena banyak yang ndak percaya. Ada orang awalnye ndak percaya terus ke Rumah Sakit karena mulai merasa gejala dan capek karena tidak percaya.

Seperti kebal. Begitu die maokke Jakarta di rapid reaktif di Swab positif. Baru nanya pak ape obatnya," kata Gubernur Kalbar Sutarmidji kepada suarakalbar, Kamis (22/10/2020).


Ditegaskan mantan Walikota Pontianak dua periode itu hingga kini pengobatan untuk penyakit Covid-19 hingga vaksin ditemukan, satu-satunya cara mencegah yaitu dengan menjalankan protokol kesehatan.


"Kepada masyarakat Kalbar, masalah covid-19 harus menjadi perhatian dan harus dipahami kalau imunitas bagus maka aman tapi dengan catatan jika tidak ada penyakit bawaan. Jika imunitas tidak baik dan ada penyakit bawaan sehingga lebih parah lagi kondisinya," jelasnya.


Iapun terus berharap kepada seluruh masyarakat Kalbar untuk memahami kasus orang tanpa gejala termasuk penentuan kawasan zona orange karena penetuan kawasan merupakan kebijakan pemerintah pusat.


"Intinya terus gunakan masker jaga jarak mencuci tangan dan menjauhi kerumunan. Karena jika virus masih kategori rendah maka masih ada harapan untuk sembuh. Maka, penerapan protokol kesehatan harus diterapkan dikehidupan sehari-hari sampai pemerintah mengumumkan vaksin telah ditemukan," pungkasnya.



Penulis : Yapi Ramadhan/adv

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini