Lima Pasien Covid-19 di RSUD Melawi Pakai Tabung Oksigen Lantaran Sesak Napas

Editor : Suhendra Yusri
Penyemprotan disinfektan di ruangan isolasi khusus RSUD Melawi

Melawi (Suara Kalbar)- Lima dari delapan pasien  Covid-19 yang  dirawat di RSUD Melawi terpaksa menggunakan alat bantu pernapasan selang oksigen, lantaran mengalami sesak napas sehingga harus dilakukan perawatan lebih intensif.

"Ada Delapan Pasien ( 5 Positif terkonfirmasi PCR dan  3 Suspect Covid 19 ) yang dirawat di Ruang Isolasi Khusus RSUD Melawi. Lima orang diantaranya memerlukan oksigen," ujar Direktur RSUD Melawi, dr Sien Setiawan saat dikonfirmasi Suara Kalbar.co.id, Selasa (27/10/2020).

Dikatakannya,  kemarin pada (26/10/2020) sudah diumumkan oleh Satgas Covid-19 bahwa ada penambahan 17 kasus baru positif di Melawi."Tentu ini harus menjadi perhatian kita semua," harapnya.

Pihak RSUD Melawi terus berusaha maksimal dalam memberikan pelayanan kepada para pasien Covid-19 yang dirawat dalam ruangan isolasi khusus.

"Para tenaga medis kita , tetap akan memberikan pelayanan yang terbaik. Doakan agar kita selalu diberikan kekuatan dan kesehatan," katanya.

Bahkan dalam menjalankan tugas mulia tersebut, satu perawat ruang isolasi terkonfirmasi positif hasil PCR dan dua perawat lainnya bergejala.

"Sehingga ada 10 perawat ruang isolasi khusus RSUD melawi harus dikarantina di mess karantina kompleks RSUD selama 14 hari," jelas Sien.

Dirinya memprediksi kasus kasus baru akan bertambah, apalagi masih banyak yang melanggar protokol kesehatan. Yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Varian virus yang berkembang di Kota Nanga Pinoh diperkirakan sudah bermutasi sehingga daya penularannya lebih kuat dibandingkan saat awal pandemi ( Maret -April ) lalu," ucapnya.

Saat awal pandemi dulu semua kasus di Melawi tidak bergejala (OTG). Tapi sejak awal Oktober ini banyak kasus bergejala sedang-berat dan harus dirawat di Rumah Sakit.

"Sejak tanggal 10 Oktober sampai 27 Oktober 2020 sudah dirawat 13 pasien di Ruang Isolasi RSUD Melawi. Dan 1 orang harus dirujuk ke ICU RSUD Sintang untuk dipasang ventilator. Dari 13 yang dirawat ,7 orang terkonfirmasi positif PCR , 6 suspek,” jelasnya.

Sedangkan pasien Melawi yang ditangani diluar RSUD terdata bulan Oktober saja ada 2 positif PCR  yang dirujuk ke RSUD Sintang dan 1 dirujuk ke RS Pontianak terkonfirmasi positif juga.

"Mohon warga Melawi harus lebih waspada. Patuhi protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," ajaknya.

Penulis   : Dea Kusumah Wardhana




Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini