Kebakaran 13 Ruko di Pinyuh, Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Editor : Suhendra Yusri


Teks foto. Puing-puing ruko di Pasar Sungai Pinyuh yang terbakar pada Sabtu (10/10/2020) malam.

Mempawah (Suara Kalbar)- Peristiwa kebakaran yang meluluhlantakkan 13 ruko di Pasar Sungai Pinyuh, Jalan Jurusan Mempawah, Sabtu (10/10/2020) malam, hingga kini masih dalam penyelidikan polisi. 

Meski belum diungkap penyebab pasti timbulnya api, apakah karena kelalaian manusia atau korsleting listrik, tapi polisi memastikan tidak ada penghuni atau pihak keluarga yang terjebak dalam ruko saat peristiwa kebakaran terjadi. 

“Ya, petugas kami yang dipimpin Kapolsek Sungai Pinyuh, Kompol B Sembiring, telah melakukan penyelidikan dan juga melakukan pendataan terhadap para pemilik ruko yang menjadi korban kebakaran. Sejauh ini, belum ada yang melapor kehilangan pihak keluarga,” ujar Paur Humas Polres Mempawah, Bripka Susworo Putu Sastro. 

Susworo mengatakan, insiden kebakaran terjadi saat aktivitas pertokoan masih buka, sekitar pukul 19.20 WIB, maka ketika api mulai timbul dan membesar, para pemilik ruko dan penghuninya bisa dengan segera menyelamatkan diri. 

Terkait asal api, Susworo menjelaskan, pihak kepolisian belum bisa memastikan. Namun menurut keterangan saksi, Amin, Pemilik Warung Kopi Nikmat, saat dirinya lagi mandi, tiba-tiba adiknya memanggil karena melihat ada api di dek ruko. 

“Saat lagi mandi, Amin diberitahu adiknya bahwa ada api di dek lantai II ruko. Amin berusaha memadamkannya dengan cara menyiram air. Namun api sudah keburu membesar sehingga tak bisa dikendalikan,” kata Susworo. 

Angin yang bertiap kencang, membuat api terus membesar sehingga satu blok pertokoan yang terdiri atas 13 ruko luluh lantak. 

Adapun toko yang terbakar tersebut adalah Warung Kopi Nikmat, Toko Valentine II, Toko Era Baru, Toko Valentine, Toko Melody, Toko Aweng, Toko Kali Indah, Kantor Pegadaian, Toko Ameng, Warung Kopi Johan, Toko Among Elektro, Toko Buah Afei dan Toko DKC ayam/pangkas rambut. 

Sedangkan upaya pemadaman api dilaksanakan oleh BPAS Sungai Pinyuh, BPBD Pemkab Mempawah, BPA Segedong, BPA Jungkat, BPA Kota Pontianak dan BPA Kota Singkawang dengan jumlah kendaraan puluhan unit. 

“Api dapat dipadamkan sekitar pukul 21.54 WIB. Dalam rangka untuk penyelidikan lebih lanjut, Polsek Sungai Pinyuh telah memasang police line dan akan meminta keterangan para saksi, termasuk semua pemilik ruko,” pungkas Susworo. 

Penulis : Dian Sastra


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini