Jumlah Warga Terjaring Operasi Yustisi di Mempawah Terus Menurun

Editor : Eno



Mempawah (Suara Kalbar)-Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mempawah, Rosmidi, mengungkapkan, hingga 7 Oktober 2020, jumlah warga yang terjaring Operasi Yustisi menunjukkan tren penurunan. 

“Untuk penurunan angka pelanggaran sudah terlihat di Mempawah yang paling sering dilakukan Operasi Yustisi Perbup 50/2020. Justru yang banyak terjaring adalah warga luar kota yang melintas di Mempawah,” tegas Rosmidi. 

Berdasarkan data terakhir, tambah dia, warga Mempawah yang terjaring berkisar 5-10 orang saja. Sisanya adalah warga luar kota. 

“Jika dibandingkan pada awal dimulai operasi, cukup banyak warga Mempawah yang terjaring karena tak patuh protokol kesehatan, termasuk tak mengenakan masker,” ungkap dia. 

Begitu pula saat digelar operasi yustisi di Kecamatan Jongkat. Dari 53 orang yang terjaring, hanya 15 persen saja yang merupakan warga setempat. Lagi-lagi warga luar kota yang melintas di Kabupaten Mempawah menjadi pelanggar terbanyak karena tak mengenakan masker. 

“Adanya penurunan jumlah warga Mempawah yang terjaring operasi yustisi memberikan kita harapan bahwa sudah semakin banyak masyarakat yang mematuhi protokol kesehatan,” imbuh Rosmidi. 

Pun demikian, Rosmidi mengatakan, Tim Gabungan Operasi Yustisi Perbup 50/2020 akan terus menggelar razia masker di sejumlah wilayah Kabupaten Mempawah sebagai bentuk edukasi meningkatkan kesadaran masyarakat untuk patuh para protokol kesehatan. 

Ditanya jumlah warga yang telah terjaring sejak 29 September dimulainya operasi yustisi, Rosmidi memaparkan, hingga 7 Oktober, berjumlah 396 pelanggar.

Dengan rincian, yang tidak mengenakan masker sebanyak 365 orang dan diberikan sanksi kerja sosial 15 menit. Sedangkan yang tidak mengenakan masker dengan benar berjumlah 31 orang dan disanksi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Satu Nusa Satu Bangsa. 

Penulis : Dian Sastra

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini