Jelang Pemilu AS, Twitter Tambah Label Peringatan

Editor : Redaksi II

 

Ilustrasi Twitter. [Shutterstock]

 Suara Kalbar-  Twitter mengatakan, akan menghapus cuitan yang mengajak orang-orang untuk mengganggu proses pemilihan presiden Amerika Serikat (AS), termasuk melalui kekerasan, dengan menambahkan lebih banyak pembatasan untuk memperlambat penyebaran informasi yang salah.

Sebagaimana melansir laman Suara.com, Twitter mengatakan, pengguna akan mendapatkan label yang mengarahkan mereka ke informasi yang dapat dipercaya, sebelum me-retweet konten yang telah diberi label menyesatkan.

Twitter akan menambahkan lebih banyak peringatan dan pembatasan pada cuitan dengan label informasi menyesatkan dari tokoh politik AS, termasuk kandidat, serta akun yang berbasis di AS dengan lebih dari 100.000 pengikut atau yang punya "keterlibatan yang signifikan."

Twitter, yang baru-baru ini sedang menguji bagaimana membuat label yang lebih jelas, mengatakan orang-orang harus memanfaatkan label peringatan tersebut saat melihat cuitan. Pengguna juga hanya dapat melakukan "quote tweet," karena like, retweet dan balas cuitan akan dinonaktifkan.

Label Twitter. [Antara]
Label Twitter. [Antara]

Twitter mengatakan, telah memberi label pada ribuan unggahan yang menyesatkan, meskipun sebagian besar perhatian tertuju pada label yang ada pada tweet Presiden AS Donald Trump.

Twitter juga mengatakan akan memberli label pada tweet yang secara palsu mengklaim kemenangan bagi kandidat mana pun. Twitter mengumumkan sejumlah langkah sementara untuk memperlambat amplifikasi konten.

 

 Sumber : Suara.com, Selengkapnya DISINI

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini