Dinas LH Sanggau Maksimalkan Pengelolaan Sampah

Editor : Suhendra Yusri
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau, Didit Richardi

Sanggau (Suara Kalbar)- Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau Didit Richardi mengatakan meskipun dengan jumlah anggaran, sarana prasarana dan sumber daya yang terbatas, Dinas Lingkungan Hidup (Dinas LH) Kabupaten Sanggau berupaya memaksimal pengelolaan sampah di Kabupaten Sanggau.

"Kalau bicara anggaran, untuk satu tahun itu masih kurang,"ujar Didit Richardi, Kamis (15/10). 

Adapun jangkauan yang harus dikaksanakan sampai batas kota-ring rood simpang Sanggau Permai menuju Embaong. 

"Itu masih belum bisa kita tangani, padahal ring rood itu termasuk tugas kita, belum lagi kita bicara sungai ranas karena itu masuk wilayah Kota, bahkan dari Kompi sampai ke sana (batas Kota) belum bisa kita tangani," kata Didit. 

Didit mengungkapkan ada dua cara pihaknya dalam menangani sampah yang pertama adalah melalui countener menggunakan arm roll.

"Tinggal ditarik menggunakan arm roll, kita tidak perlu menggunakan tenaga untuk mengumpul sampah, karena sampah itukan sistemnya pengumpulan, pengangkutan dan pembuangan," katanya.

Yang kedua adalah menggunakan dum trcuk. Jika menggunakan dum truck, kata Didit, maka perlu menggunakan tenaga untuk mengangkut sampah karena sistemnya manual, beda dengan arm roll yang menggunakan mesin.

"Kita punya dum truck yang satu kubik itu, tapi kan ndak bisa kita sebarkan dititik terjauh, khawatirnya tidak terangkut karena menggunakan tenaga bukan mesin. Belum lagi banyak TPS kita yang di dalam Kota sudah rusak sehingga memang perlu peremajaan," jelasnya. 


Dengan kondisi yang ada di LH ini, lanjut Didit, pihaknya akan memaksimalkan pelayanan, akan tetapi tidak akan mampu memperluaskan cakupan pelayanan. 

"Kita maksimalkan dengan kondisi yang ada, dan kita lakukan penyisiran. Pekerja - pekerja kami itu tidak ada offnya. Sabtu dan Minggupun mereka turun. Uang lemburnya itu yang kita pikirkan," pungkasnya.

Untuk volume sampah yang dihasilkan perhari di Kabupaten Sanggau, dijelaskan Didit mencapai 235,11 ton dengan jumlah sarana dan prasarana sebanyak 18 dum truck, 3 arm roll dan 1 eksavator. Sementara anggaran yang ada hanya Rp 8,3 milyar. 

Dari anggaran tersebut, Rp 3,6 milyar itu untuk tenaga kontrak, sedangkan sisanya untuk operasional teknis. Kecil sebenarnya, dan inipun sudah saya sampaikan ke pak Bupati, beliau maklum dengan kondisi kami," tutup Didit.

Penulis  : Darmansyah


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini