Diisolasi Mandiri, Dua Guru Pontren Al-Mukhlisin Dapat Bantuan Satgas Mempawah Timur

Editor : Redaksi II
Camat Mempawah Timur, R. Agus Isnanto bersama Kapolsek, Ipda Imam Widhiatmoko, menyerahkan bantuan sembako kepada pengurus Pontren Al-Mukhlisin, Desa Antibar, Ustadz Sofiandi. Di pontren ini, dua guru menjalani isolasi mandiri karena terkonfirmasi positif Asimtomatik.
Mempawah (Suara Kalbar)-Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Kecamatan Mempawah Timur, bersama Polsek Mempawah Timur, memberikan bantuan kepada dua guru Pondok Pesantren (Pontren) Al-Mukhlisin, Desa Antibar, Kamis (1/10/2020).

Kedua guru ini menjalani isolasi mandiri di rumah dinas Pontren Al-Mukhlisin setelah diumumkan terkonfirmasi positif Covid-19 asimtomatik.

Bantuan sembako diserahkan Camat Mempawah Timur, R. Agus Isnanto, dan Kapolsek Mempawah Timur, Ipda Imam Widhiatmoko, bertujuan untuk meringankan beban kedua guru tersebut.

“Bantuan sembako yang kami berikan ini diterima langsung oleh pengurus Pondok Pesantren Al-Mukhlisin, Ustadz Sofiandi,” kata Camat Mempawah Timur, R. Agus Isnanto.

Dalam kesempatan itu, Agus berharap sembako tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, karena kedua guru tersebut menjalani isolasi mandiri sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kami mendoakan agar kedua guru yang terkonfirmasi segera diberikan kesembuhan. Kami juga berharap, pengasuh, guru hingga seluruh warga Pontren Al-Mukhlisin senantiasa menerapkan disiplin protokol kesehatan,” ucap Agus lagi.

Kapolsek Mempawah Timur, Ipda Imam Widhiatmoko, menjelaskan, selain menyerahkan bantuan, juga menyampaikan informasi tentang protokol kesehatan. Diantaranya, selalu mencuci tangan, mengenakan masker dan menjaga jarak.

“Dan yang penting, mari kita berperilaku hidup sehat agar proses belajar mengajar di Pontren Al-Mukhlisin dapat berjalan lancar seperti sedia kala,” imbuhnya.

Penulis : Dian Sastra
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini